HUT RI #81

Guru dan Murid MTs Nurul Iman Cikembulan Isi Survey Kurikulum Berbasis Cinta melalui Aplikasi Sahabat KBC

K
kemenag Banyumas1
20 Okt 2026
5x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 20-10-2026 14:49
SHARE

Banyumas — Guru dan murid MTs Nurul Iman Cikembulan hari ini melaksanakan pengisian survey Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi Sahabat KBC. Kegiatan ini berlangsung di ruang komputer madrasah, dengan melibatkan partisipasi baik dari dewan guru maupun siswa dalam memberikan tanggapan terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang selama ini diterapkan di lingkungan madrasah. Selasa (20/10)

Kegiatan pengisian survey dilakukan secara mandiri oleh masing-masing peserta menggunakan perangkat komputer yang telah tersedia di ruang komputer madrasah. Guru mengisi survey menggunakan laptop di ruang kerja masing-masing, sementara siswa mengisi survey secara langsung di ruang komputer dengan menggunakan perangkat komputer yang telah disediakan oleh madrasah, didampingi oleh guru yang bertugas memastikan kelancaran proses pengisian.

Survey Kurikulum Berbasis Cinta ini dirancang sebagai instrumen untuk menjaring masukan, tanggapan, dan pengalaman langsung dari guru maupun murid terkait penerapan KBC di lingkungan madrasah. Melalui aplikasi Sahabat KBC, setiap peserta diajak untuk memberikan jawaban dan tanggapan secara jujur mengenai berbagai aspek penerapan kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Pelibatan dua pihak sekaligus, yaitu guru dan murid, dalam pengisian survey ini menjadi langkah penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai bagaimana Kurikulum Berbasis Cinta dirasakan dan dijalankan dari sudut pandang yang berbeda. Guru memberikan perspektif dari sisi pelaksana pembelajaran, sementara murid memberikan tanggapan dari sisi penerima manfaat langsung dari penerapan kurikulum tersebut.

"Survey ini penting supaya kita bisa mendengar langsung bagaimana penerapan KBC dirasakan, baik oleh guru maupun murid. Masukan dari sini akan sangat berarti untuk perbaikan ke depannya," ujar salah satu guru yang turut mengisi survey pada hari ini.

Proses pengisian survey berlangsung dengan tertib, baik di ruang kerja guru maupun di ruang komputer yang digunakan oleh siswa. Siswa terlihat fokus mengisi setiap pertanyaan yang tersedia dalam aplikasi Sahabat KBC, sementara guru yang bertugas mendampingi turut memastikan setiap siswa dapat menyelesaikan pengisian survey dengan baik dan tanpa kendala teknis yang berarti.

Penggunaan aplikasi digital dalam proses pengisian survey ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses evaluasi dan pengumpulan data di lingkungan madrasah, sejalan dengan upaya modernisasi sistem pendataan yang lebih efisien dan terstruktur.

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sendiri merupakan pendekatan kurikulum yang menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai cinta, baik cinta kepada Allah SWT, cinta kepada ilmu, cinta kepada sesama, maupun cinta kepada lingkungan, sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran. Melalui survey ini, pihak madrasah berupaya memastikan bahwa nilai-nilai yang menjadi ruh dari kurikulum tersebut benar-benar terimplementasikan dengan baik dalam keseharian pembelajaran di kelas.

Hasil dari survey yang diisi oleh guru dan murid ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam melihat sejauh mana penerapan KBC telah berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, sekaligus menjadi dasar untuk melakukan penyempurnaan pada aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan.

Melalui pengisian survey Kurikulum Berbasis Cinta ini, MTs Nurul Iman Cikembulan berharap dapat memperoleh masukan yang konstruktif dari guru dan murid sebagai dua pihak yang paling merasakan langsung dampak dari penerapan kurikulum tersebut. Suara yang disampaikan melalui survey ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi madrasah dalam terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan, demi terciptanya lingkungan pembelajaran yang semakin baik bagi seluruh warga madrasah.