Guru MTs Al Hidayah Dibekali Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
Oleh HUMAS
Purwokerto – Civitas akademika MTs Al Hidayah Purwokerto menunjukkan komitmennya terhadap inovasi pendidikan melalui pelaksanaan In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang diikuti oleh 15 orang guru dan staf ini berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Sabtu (08/11)
Narasumber utama dalam IHT ini adalah Nurul Hidayah, Pengawas Pendamping MTs Al Hidayah Purwokerto. Ia menjelaskan filosofi kurikulum yang kini wajib diresapi oleh para guru.
Nurul Hidayah menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) lebih dari sekadar mengajarkan isi pelajaran. KBC bertujuan untuk menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini dipadukan dengan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), sehingga pendidikan tidak lagi hanya soal menghafal. "Pendidikan adalah tentang memahami secara mendalam, meresapi dengan hati, dan mengaitkan pengetahuan dengan makna hidup. Tujuannya agar siswa tidak hanya cerdas secara kognitif, tapi juga tumbuh dengan rasa empati, rasa ingin tahu, dan cinta untuk terus belajar," jelas Nurul Hidayah.
Selain pemaparan filosofis, IHT ini juga bersifat praktis. Peserta diajak untuk langsung mempraktikkan penyusunan Perencanaan Pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI), memastikan guru MTs Al Hidayah siap menghadapi tantangan teknologi.
Kepala MTs Al Hidayah Purwokerto, Adi Nugroho, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pengawas Madrasah atas pendampingan yang intensif ini. "Kami berharap IHT ini membawa energi positif yang nyata bagi kemajuan madrasah kami," tutup Adi Nugroho, sebelum kegiatan diakhiri dengan doa dan foto bersama. (I'ah/del)
