Guru PAI Banyumas Ikuti Uji Kompetensi Calon Pengawas
Oleh HUMAS
Delapan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) sebagai duta dari Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengikuti Uji Kompetensi Calon Pengawas PAI di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah. Adapun materi uji kompetensi meliputi psikotes, fokus group discussion, uji subtansi keoengawasan dan wawancara.
Uji kompetensi dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni Kamis dan Jumat, 27 - 28 Mei 2021 bertempat di Kampus Dua Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Kampus dua Upgris adalah kampus yang memang digunakan khusus untuk.kegiatan diklat sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (P4G).
Di musim pandemi covid-19 yg masih berlangsung, peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, peserta harus membawa hasil tes rapid antigen dan dinyatakan negatif covid, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, membawa hand sanitazer dan tidak berkerumun, ungkap Durotun salah satu duta peserta uji kompetensi dari Kemenag Banyumas.
Uji kompetensi se Jawa tengah ini diikuti oleh 130 peserta yang lulus administrasi dari Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, dan alhamdulillah dari Kabupaten Banyumas ada 8 peserta yang lolos administrasi sehingga berhak untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu Uji Kompetensi, kata Agus Setiawan Kasi PAI Kemenag Banyumas.
Delapan Peserta dari Kabupaten Banyumas yang mengikuti seleksi yaitu; Hidayatullah (SMP Maarif NU Cilongok), Yul Khoirudin (SMPN 2 Pekuncen), Mufid Rokhman (SMPN 2 Somagede), Yuni Fatroh (SMPN 3 Kalibagor), Dudiyono (SMAN 4 Purwokerto), Sokhibul Ikhsan (SMPN 2 Rawalo), Joko Teguh Supriyanto (SMPN 1 Pekuncen) dan Durotun Nasikhin (SMPN 5 Purwokerto). Kedelapan peserta uji kompetensi tersebut selanjutnya menunggu hasil pengumuman kelulusan dan bagi yang lulus nanti dapat mengikuti tahap selanjutnya pendidikan dan latihan calon pengawas PAI, pungkas Agus.
Sementara Akhsin Aedi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengatakan semoga kedelapan peserta yang mengikuti uji kompetensi dapat lulus semua dan mengikuti tahap selanjutnya sampai proses penerbitan SK, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Pengawas PAI di Kemenag Kabupaten Banyumas. Diharapkan kedepan menjadi pengawas yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya PAI di Kabupaten Banyumas, pungkas Akhsin.(tum)
