Hadiri Wisuda STT Soteria, Kakankemenag Banyumas Tekankan Pentingnya Keikhlasan dan Peran The Great Teacher

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, menghadiri sekaligus memberikan sambutan hangat dalam acara Wisuda dan Dies Natalis ke-31 Sekolah Tinggi Teologi (STT) Soteria Purwokerto. Acara khidmat ini berlangsung di Gedung TCL dengan dihadiri oleh jajaran civitas akademika, wisudawan, serta tamu undangan. Rabu (15/07)

Dalam kehadirannya, Kakankemenag Banyumas didampingi oleh:

  • Edi Sungkowo (Mantan Kasubag TU Kemenag Banyumas yang kini menjabat sebagai Kakankemenag Wonosobo)

  • Dina (Penyelenggara Kristen/Gara Kristen)

  • Endah (Penyelenggara Katolik/Gara Katolik)

  • Ristiwa (Penyuluh Agama Kristen)

Mengawali sambutannya, Ibnu Asaddudin menyampaikan pesan mendalam tentang esensi pengabdian dengan mengutip nilai luhur dari Kitab Bhagavad Gita. "Kerjakanlah kewajibanmu dengan ikhlas, tanpa terikat pada hasil. Fokuslah pada proses dan dharma (kebenaran) yang harus ditegakkan," ujar Ibnu, menyitir ucapan Prabu Kresna.

Tak hanya itu, guna memberikan pembekalan spiritual yang relevan bagi para wisudawan yang mayoritas merupakan calon pelayan jemaat, beliau juga mengutip amanat Yesus Kristus dalam Matius 28:19-20: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Menurut Ibnu, ayat tersebut harus menjadi pedoman dan pemacu semangat bagi para lulusan saat melangkah keluar dari gerbang kampus untuk memulai pelayanan nyata di tengah masyarakat.

Ibnu mengingatkan bahwa gelar akademis membawa tanggung jawab moral yang besar. Para lulusan dihadapkan pada tantangan untuk mewujudkan ilmu yang diperoleh agar bermanfaat bagi alam semesta, membawa keberkahan bagi bumi, dan kemanusiaan, serta menjauhkan diri dari ilmu yang tidak bermanfaat.

Keberhasilan para wisudawan hari ini, lanjut Ibnu, tidak lepas dari kehadiran guru-guru hebat di sekeliling mereka. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan 4 tipe pendidik yang ada di dunia pendidikan saat ini:

  • The Medium Teacher (Guru Biasa): Guru yang cenderung hanya banyak berbicara dan mendikte (just tell).

  • The Good Teacher (Guru Bagus): Guru yang lebih condong menjelaskan materi dengan baik (explain).

  • The Excellent Teacher (Guru Unggul): Guru yang tidak hanya menjelaskan, tetapi juga suka mendemonstrasikan dan memberi contoh (demonstrate).

  • The Great Teacher (Guru Agung): Guru yang mampu melahirkan inspirasi, menghidupkan imajinasi baru, dan menyentuh jiwa murid-muridnya (inspiring).

Acara Wisuda dan Dies Natalis ke-31 STT Soteria Purwokerto ini diakhiri dengan momen penuh kehangatan dan kebersamaan. Seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu reflektif bertema kasih sayang, "Ajarilah Kami Bahasa Cintamu", yang sekaligus menjadi simbol komitmen para lulusan untuk menebarkan cinta kasih dalam pengabdian mereka di masa depan.