Rawat Tradisi Islam Nusantara; Penyuluh Wangon Ikuti Kegiatan IPARI Banyumas di Komunitas Banokeling
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon turut serta dalam kegiatan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang bertujuan merawat tradisi Islam Nusantara ini digelar di Komunitas Banokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Rabu (15/07).
Kegiatan tersebut diisi sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga dan merawat warisan tradisi keagamaan Nusantara sebagai bagian dari moderasi beragama di tengah masyarakat.
Tuan rumah sekaligus Pemimpin Komunitas Banokeling, Kyai Sumitro, menyambut hangat kedatangan para peserta. Kyai Sumitro menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para penyuluh dalam kegiatan yang bertujuan memperkuat silaturahmi dan pemahaman terhadap tradisi lokal yang sarat nilai Islam.
Enam orang Penyuluh Agama dari KUA Wangon mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Mereka dipimpin langsung oleh Muhammad Zainur Rakhman. Para penyuluh tidak hanya mengikuti rangkaian acara diskusi dan tausiyah, tetapi juga melakukan tour keliling kawasan adat dan makam Banokeling untuk lebih mendalami sejarah serta tradisi yang ada.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para penyuluh untuk semakin memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Islam Nusantara, sehingga dapat disampaikan dengan baik kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Wangon.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna mempererat tali persaudaraan antar penyuluh se-Kabupaten Banyumas sekaligus melestarikan khazanah kebudayaan Islam di Bumi Banyumas.(nmh)
