HUT RI #81

Hadirkan Ketenangan Jiwa, Penyuluh KUA Tambak Gelar Bimroh Bagi Pasien Rawat Inap di Klinik AL HAZM

P
Pokjaluh
20 Okt 2026
5x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 20-10-2026 14:46
SHARE

 

Tambak – Sebagai wujud kepedulian sosial dan pelayanan keagamaan secara nyata, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Tambak, Lukman Hakim dan Lilis Komariah, melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) bagi para pasien rawat inap di Klinik AL HAZM. Selasa (20/10).

Kegiatan aksi nyata ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pendampingan spiritual, serta penguatan mental bagi para pasien yang sedang menjalani perawatan medis.

Dalam kunjungannya dari kamar ke kamar (door-to-door), Lukman Hakim, menyapa para pasien dengan ramah sembari memberikan tausiyah singkat mengenai hikmah di balik musibah sakit serta pentingnya menjaga prasangka baik (husnuzhan) kepada Allah SWT.

"Sakit merupakan salah satu bentuk ujian sekaligus pendorong bagi kita untuk makin mendekatkan diri kepada Allah. Kami hadir di sini untuk memberikan semangat dan mendoakan agar para pasien diberikan kesabaran serta kesembuhan yang sempurna," ujar Lukman Hakim di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Lilis Komariah, turut memberikan bimbingan tata cara bersuci (tayammum) dan panduan shalat dalam kondisi sakit. Kehadirannya memberikan kenyamanan dan rasa tenang, khususnya bagi pasien perempuan.

"Kesehatan fisik memang ditangani oleh tim medis, namun kesehatan jiwa dan kekuatan spiritual juga memegang peranan sangat penting dalam proses penyembuhan. Kami ingin memastikan para pasien tetap tenang dan dapat menjalankan ibadah dengan mudah sesuai kondisinya," tutur Lilis Komariah.

Pihak manajemen Klinik AL HAZM menyambut baik dan mengapresiasi keikutsertaan para penyuluh agama KUA Tambak dalam memperhatikan sisi spiritual para pasien. Kehadiran para penyuluh terbukti membawa suasana hangat dan memberikan ketenangan batin, baik bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Melalui kegiatan bimroh ini, KUA Tambak terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan keagamaan tidak hanya di dalam kantor, tetapi juga hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan sentuhan bimbingan rohani.