Halal Bihalal KUA Wangon: Mempererat Ukhuwah Melalui Taaruf, Tarahum, dan Taawun

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon menggelar acara Halalbihalal dengan penuh khidmat guna mempererat tali silaturahmi pasca-perayaan Idulfitri 1447 H. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai, mulai dari staf administrasi, penghulu, hingga penyuluh agama, untuk saling memaafkan dan membersihkan hati. Dengan semangat kebersamaan, acara ini dirancang untuk menguatkan kembali fondasi persaudaraan (ukhuwah) yang menjadi energi utama dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan di wilayah Wangon. Selasa (07/04/26)

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah internalisasi tiga pilar ukhuwah, yakni ta’aruf (saling mengenal), tarahum (saling menyayangi), dan ta’awun (saling menolong). Ketiga konsep ini dipandang sangat relevan dengan dinamika kerja di KUA Wangon yang menuntut koordinasi tim yang solid. Melalui proses saling mengenal yang lebih dalam antarpegawai, diharapkan muncul rasa empati dan semangat gotong royong yang lebih kuat, sehingga setiap tantangan dalam melayani masyarakat dapat dihadapi secara kolektif dengan suasana hati yang gembira.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat para pegawai duduk bersama, Tradisi Halalbihalal ini juga dimanfaatkan sebagai sarana konsolidasi internal untuk menyambut agenda kerja di bulan-bulan mendatang dengan semangat baru. KUA Wangon meyakini bahwa pelayanan publik yang ramah dan tulus hanya dapat lahir dari lingkungan kerja yang harmonis, di mana setiap personelnya merasa nyaman dan didukung oleh rekan sejawatnya sebagai satu keluarga besar.

Ahmad Muttaqin, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Wangon yang memberikan mauidzah hasanah menekankan bahwa hakikat silaturahmi harus berdampak pada kualitas interaksi sosial dan profesionalitas kerja. Menurutnya, implementasi ta’aruf (saling mengenal/memahami), tarahum (saling menyayangi) dan ta’awun (saling menolong/bekerja sama) di lingkungan kantor akan menciptakan ekosistem kerja yang berkah dan produktif bagi kemaslahatan umat.

"Ukhuwah yang kuat di KUA Wangon harus dibangun di atas landasan ta’aruf yang jujur, tarahum yang tulus, dan ta’awun yang nyata. Jika kita sudah saling menyayangi dan tolong-menolong dalam kebaikan, maka pelayanan kita kepada warga Wangon tidak lagi menjadi beban, melainkan ibadah yang membahagiakan. Mari kita jadikan momentum Halalbihalal ini untuk menyatukan langkah demi kemajuan instansi kita," ungkap Ahmad Muttaqin dalam tausiahnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala KUA Wangon, Fairuz Malaya, untuk keselamatan bangsa serta kelancaran tugas-tugas kedinasan di masa depan. Sesi bersalam-salaman dan makan bersama menjadi penutup yang haru, di mana setiap pegawai saling memberikan restu dan semangat satu sama lain. Dengan komitmen untuk terus merajut ukhuwah, KUA Wangon optimistis dapat terus bertransformasi menjadi pusat layanan keagamaan yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam harmoni kemanusiaan. (jhr)