Harmoni Ikhtiar di Bulan Suci: Konsolidasi Amaliah dan Silaturahim
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Ruang pertemuan madrasah menjadi tempat berlangsungnya briefing koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah bersama Wakil Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, serta perwakilan GTK. Pertemuan ini dilaksanakan dalam suasana Ramadhan yang penuh semangat, dengan fokus pembahasan kegiatan amaliah Ramadhan serta persiapan silaturahim di bulan Syawal. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan komitmen kuat untuk menyukseskan program madrasah secara terarah dan terukur. Senin (23/02)
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan pentingnya optimalisasi kegiatan amaliah Ramadhan melalui panduan Buku Kegiatan G7KAIH sebagai instrumen pembinaan karakter siswa. Buku tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi administrasi formal, melainkan benar-benar menjadi media kontrol, refleksi, dan pembiasaan ibadah harian siswa. Setiap unsur madrasah memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa nilai-nilai Ramadhan tertanam kuat melalui pendampingan yang konsisten dan penuh keteladanan.
Wakil Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha turut menyampaikan teknis pelaksanaan serta penguatan koordinasi lintas bagian agar kegiatan berjalan efektif. Pendataan, monitoring, hingga evaluasi dirancang secara sistematis agar pelaksanaan amaliah Ramadhan berjalan tertib dan berdampak nyata. Diskusi berlangsung dinamis namun tetap santun, menunjukkan keseriusan bersama dalam menjaga kualitas program pembinaan spiritual di madrasah.
Selain membahas agenda Ramadhan, rapat juga menyinggung persiapan silaturahim di bulan Syawal sebagai momentum mempererat ukhuwah keluarga besar madrasah. Kegiatan tersebut direncanakan tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi sebagai ruang memperkuat kebersamaan, saling memaafkan, dan membangun sinergi baru pasca-Ramadhan. Perencanaan dilakukan secara matang agar pelaksanaannya sederhana, khidmat, namun tetap bermakna.
Briefing koordinasi ini menjadi cerminan budaya kerja kolaboratif yang terus dijaga. Dalam semangat Ramadhan, setiap langkah dirancang dengan niat ibadah dan tanggung jawab profesional. Dari ruang rapat itu lahir kesepahaman bahwa keberhasilan program bukan hanya pada terselenggaranya kegiatan, tetapi pada nilai yang tumbuh dan hubungan yang semakin erat di antara seluruh warga madrasah.(HumasMTsN3).
