Idul Adha Momentum Tingkatkan Takwa Dan Kepedulian Sosial
Oleh yudza1
Purwokerto (Humas) - Ribuan masyarakat padati alun-alun kota Purwokerto untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1445 H. Senin, (17/6)
Pelaksanaan sholat Idul Adha 1445 H ini dihadiri oleh PJ Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin, Kasi Bimas Islam Afifuddin Idrus, Jajaran Forkompinda Kabupaten Banyumas, TNI dan Polri.
Bertindak selaku Imam Sholat Idul Adha Ustadz Fajri Imam Masjid Jendral Sudirman Purwokerto dan Khotib Muhammad Johas AS Ketua PD Muhammadiyah Banyumas. Bilal Muhammad Zainul Rokhman Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banyumas, dan pembawa acara Lubab Habiburrohman Ketua PDM Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia.
Ibnu Asaddudin dalam sambutannya menyampaikan, "Jumlah pelaksaan sholat Idul Adha yakni Masjid 1.545, Musholla 322, tempat lainnya 175. Untuk hewan kurban tahun 2024 ini sejumlah 8.800 dengan rincian sapi 3.570 dan kambing 5.235 ekor. Sementara untuk lokasi penyembelihan hewan kurban ada beberapa titik. Di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) 89 tempat, halaman masjid 974, halaman musholla 191, dan tempat lainnya 307," ungkapnya.
Hanung Cahyo Saputro menyampaikan, "Selamat kepada para jamaah yang melaksanakan ibadah kurban tahun 2024 ini. Semoga kurban bapak ibu sekalian diterima Allah SWT, dan marilah bersama kita doakan jamaah haji Kabupaten Banyumas semoga senantiasa diberikan kesehatan dan menyandang haji yang mabrur/mabruroh."
"Idul Adha adalah momentum istimewa bagi umat muslim di dunia. Ini adalah saat dimana kita memperingati ketaatan dan keteguhan Nabi Ibrahim yang bersedia berkurban menjalankan perintah Allah SWT. Kisah ini bukan hanya sekedar kisah ataupun cerita saja namun harus kita hayati sebagai tauladan dalam kehidupan sehari-hari. Nabi Ibrahim mengajarkan kepada kita arti ketaatan, pengorbanan, dan keikhlasan sejati."
"Mari kita ambil kisah ini untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Idul adha identik dengan ibadah kurban kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari kita jadikan momentum Idul Adha ini sebagai kesempatan memperkuat ikatan sosial dan semangat berbagi ditengah masyarakat. Dengan semangat berkurban, kita harapkan dapat memupuk persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas diantara kita semuanya."
"Apabila kita tarik dalam konteks sekarang tentu akan sangat relevan dan bermakna dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang kita hadapi seperti saat ini. Seperti penanggulangan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi maupun pengentasan masyarakat dari kemiskinan ekstrem. Saya berharap nilai-nilai positif yang kita dapat pada momentum ini terus kita bawa dalam menjalani kehidupan sehari-hari."
"Berapa indahnya Kabupaten Banyumas rumah kita bersama jika dalam suasana yang kondusif, masyarakatnya saling tolong menolong, menjunjung tinggi toleransi, dan tentunya guyub rukun," harap Hanung.
M. Johar khutbahnya menyampaikan, "Kumandang takbir, tahmid, dan tahlil berkumadang sepanjang malam hingga hari ini. Banyaknya umat muslim melaksanakan sholat idul adha secara berjamaah serentak yang melambangkan persatuan dan kesatuan kaum muslimin. Sekalipun ada perbedaan penentuan waktu tapi yakinlah perbedaan itu tidak akan memecah belah umat tetapi akan mencerdaskan umat. Ini sudah berdasarkan dalil aqli maupun naqli."
"Bergelimpangan hewan kurban dan kucuran darah tanda pengorbanan umat islam. Biasanya tetesan darah melambangkan kekejaman dan kebengisan, namun peristiwa kurban umat Islam di hari raya Idul Adha ini merupakan wujud taat kepada Allah sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan. Dan kegiatan sosial yang melambangkan kasih sayang kepada sesama umat."
"Peristiwa ibadah selanjutnya adalah ibadah haji. Yang menjawab panggilan Allah SWT di tanah suci Mekkah yang dihadiri oleh jutaan umat muslim dunia. Kita berdoa bersama agar saudara-saudara kita yang tengah melaksanakan ibadah haji senantiasa diberikan kesehatan hingga nantinya menyandang haji yang mabrur," pungkas Johar. (jul)
