HUT RI #81

Jaga Fasilitas, Rawat Madrasah: Apel Pagi MTs Negeri 3 Banyumas Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Pagi yang cerah dan penuh semangat mengawali aktivitas keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas melalui Apel Pagi Murid dan seluruh GTK. Berdiri bersama dalam satu barisan, murid dan GTK mengikuti apel dengan tertib sebagai bagian dari pembiasaan kedisiplinan sekaligus ruang untuk menyampaikan pesan-pesan penting dalam kehidupan madrasah. Apel pagi dipimpin oleh Khaitnul Syafawi, murid kelas 9A, sementara Waka Sarana dan Prasarana, Nurhayati Nahariyah, bertindak sebagai pembina apel. Senin (14/09)

Dalam amanatnya, Nurhayati mengajak seluruh murid untuk memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap berbagai fasilitas yang telah tersedia di MTs Negeri 3 Banyumas. Meja, kursi, tembok, ruang kelas, halaman, serta berbagai sarana lainnya bukan sekadar benda yang digunakan sehari-hari, tetapi merupakan bagian dari fasilitas bersama yang mendukung kenyamanan seluruh warga madrasah. Karena itu, setiap fasilitas harus digunakan sebagaimana mestinya, dijaga kebersihannya, tidak dirusak, serta tidak dicoret-coret. Menurutnya, menjaga fasilitas madrasah merupakan bentuk sederhana dari karakter baik dan rasa memiliki. “Fasilitas madrasah adalah milik kita bersama. Kalau kita ingin belajar dengan nyaman, maka kita juga harus ikut menjaganya. Jangan mencoret tembok, jangan merusak meja dan kursi, gunakan setiap fasilitas sesuai fungsinya, dan biasakan meninggalkan ruang dalam keadaan lebih baik daripada saat kita memasukinya,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebersihan dan kenyamanan madrasah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan maupun pengelola sarana prasarana, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah. Lingkungan yang bersih, tertata, dan terawat akan menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sekaligus mencerminkan budaya positif yang tumbuh di dalamnya. Dari hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan kelas, menggunakan meja dan kursi dengan baik, hingga tidak mencoret dinding, sesungguhnya sedang dibangun kebiasaan besar: peduli, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta terhadap madrasah.

Apel pagi pun menjadi momentum untuk kembali meneguhkan bahwa merawat madrasah bukan sekadar menjaga benda agar tetap utuh, tetapi juga menjaga ruang tempat tumbuhnya mimpi dan masa depan. Setiap tembok yang bersih, meja yang terawat, halaman yang nyaman, dan kelas yang rapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama menciptakan madrasah yang menyenangkan untuk belajar. Sebab, madrasah yang nyaman tidak hanya dibangun dengan fasilitas yang baik, tetapi juga dengan karakter warga madrasah yang mau menjaga dan merawatnya.

“Jangan hanya menikmati fasilitas madrasah, tetapi belajarlah untuk menjaganya. Karena dari cara kita memperlakukan benda-benda di sekitar, terlihat seberapa besar rasa peduli dan rasa memiliki kita terhadap madrasah.” – (HumasMTsN3).