Jaga Kesehatan Mental dan Fisik Sesuai Syariat Islam
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Wali Murid RA Diponegoro Racabanteng. Kegiatan ini mengangkat materi tentang Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Menurut Syariat Ajaran Islam. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah tentang pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bagian dari ikhtiar menjalankan ajaran agama Islam. Selasa (03/11)
Dalam penyampaian materinya, Penyuluh Agama Islam, Zain, menjelaskan bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga kesehatan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Kesehatan fisik dapat dijaga melalui pola makan yang halal dan baik (halalan thayyiban), menjaga kebersihan, berolahraga, serta mencukupi waktu istirahat. Sementara itu, kesehatan mental dapat dipelihara dengan memperkuat keimanan, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan membiasakan sikap sabar serta bersyukur.
Zain juga menyampaikan bahwa peran seorang ibu dalam keluarga sangat penting, terutama dalam menciptakan suasana rumah yang sehat, harmonis, dan penuh kasih sayang. Orang tua hendaknya mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan mental, baik bagi dirinya sendiri maupun anak-anak. Mengelola emosi, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan keteladanan positif merupakan bagian dari ikhtiar membentuk keluarga yang sakinah.
“Islam mengajarkan bahwa tubuh kita memiliki hak untuk dijaga dan dirawat. Jangan hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi kesehatan mental juga harus diperhatikan. Dengan memperkuat ibadah, menjaga pola hidup sehat, serta membangun hubungan keluarga yang harmonis, insyaallah kita dapat mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia, dan diridai Allah SWT,” ungkap Zain.
Jamaah MT Wali Murid RA Diponegoro Racabanteng menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa mendapatkan tambahan wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga berdasarkan tuntunan Islam. Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Wangon berharap para wali murid semakin memahami bahwa menjaga kesehatan mental dan fisik merupakan bagian dari tanggung jawab seorang muslim, sekaligus menjadi bekal penting dalam mendidik dan membesarkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta berkarakter Islami. (srf/tum)
