JAMARAH, Tingkatkan Pelayanan Haji Tahun 2024
Oleh HUMAS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas H. Ibnu Asaddudin membuka acara Jamarah (Jagong Masalah Umrah dan Haji) yang diadakan oleh Bidang Penyelenggara haji dan Umroh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Komisi VIII DPR RI yang diadakan di Grand Karlita Hotel Purwokerto, Senin (4/12)
Hadir dalam acara Jamarah anggota DPR RI Komisi VIII Wastam selaku narasumber, Praktisi Haji dan Umroh Ulil Arham selaku narasumber, KH Akhsin Aedi Fanani selaku moderator, Kasubbag TU dan Kasi PHU Kantor Kemenag Banyumas, Perwakilan dari KBIHU yang ada di Kabupaten Banyumas dan calon jamaah haji Banyumas.
" Masalah haji semakin hari semakin berat, disatu sisi masyarakat cenderung berat. Manakala uang awal tetap 25 juta, tentu pada saat pelunasan menjadi semakin besar. Ditahun 2023 ada tiga kali cadangan , kenapa cadangan itu muncul karena pada saat pelunasan dibatasi waktu tidak bisa melunasi. Maka muncul yang terakhir adalah cadangan siapa yang siap , tidak by name, itu yang menjadikan permasalahan." hal tersebut disampaikan oleh Kakan Kemenag saat memberikan sambutan.
" tentu keputusan pemerintah terkait dengan biayahaji 2024 membuat gaduh dan negara harus hadir menjelaskan dengan berbagai sistem, apakah dengan sistim jagongan seperti ini atau sistem tongkrongan. Karena pada dasarnya masyarakat itu butuh kedamaian dan ketenangan. Kedamaian dan ketenangan itu namanya understand atau paham. Ketika paham tidak gaduh, dan itu adalah kewajiban negara diantaranya Kementerian Agama." ungkapnya.
Lebih lanjut Ibnu menjelaskan bahwa anggaran dari seksi PHU Kantor Kemenag Banyumas tidak cukup, maka dengan adanya kerjasama bersama Komisi VIII, dan Kanwil Kemenag Prov Jateng dengan menghadirkan narasumber Gus Ulil dapat membuat semuanya jelas. Kami berterimakasih kepada Komisi VIII yang telah membawa program program ke Banyumas dari Jakarta.
Ditempat yang sama Wastam dari komisi VIII DPR RI menjelaskan bahwa DPR RI telah menyusun program program terkait dengan haji, salah satunya adalah kami telah mengetok palu biaya perjalanan haji tahin 2024 yang tadinya 105 juta menjadi 93,4 juta.
"Dari 93,4 juta itu ada biaya yang harus ditanggung oleh jamaah haji sekitar 56 juta atau menambah sekitar 31 juta. Untuk makan 3 kali dalam sehari, dengan dengan berat lauk pauk seberat 160 Gram." jelasnya.
" Kami berharap para jamaah haji ini mempunyai fisik yang kuat, karena hampir semua kegiatan ibadah haji adalah kegiatan fisik. Jadi dengan gizi yang cukup para jamaah mempunyai stamina yang tinggi. Kami berharap kebijakan kebijakan yang diambil bisa meringankan para jamaah, kita berharap sekali regulasi yang kami bikin dapat mengembangkan BPKH untuk bisa berinvestasi di Arab Saudi. Karena rata rata jamaah Umroh perhari dari Indonesia sekitar 8 ribu, sayang kalau BPKH yang uangnya besar itu tidak bisa untuk membeli pemondokan." ungkapnya.
Dari Kanwil Kemenag Jateng Arif Hanafi selalu ketua Tim menerangkan bahwa terkait ibadah Umroh kita ada lima pasti, pasti ijinnya, pasti jamaahnya, pasti berangkatnya, pasti ibadahnya dan pasti pulangnya. Terkait masalah haji khusus Furoda di Kementerian Agama mempunyai aturan yang boleh melaksanakan haji Furoda adalah biro yang mempunyai haji khusus. Jangan mencari biro yang menawarkan biaya murah, karena Kemenag mempunyai batasan batasan pada saat pelaksanaan Umroh.(yud)
