Kajian Adabul Alim wal Mutaallim Hidupkan Semangat Mencintai Ilmu
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas - Suasana di KUA Jatilawang dipenuhi semangat menuntut ilmu melalui kegiatan kajian kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim karya Hasyim Asy'ari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh para penyuluh agama Islam KUA Jatilawang sebagai bagian dari program rutin pembinaan keilmuan yang dilaksanakan setiap Kamis pagi. Kamis (05/03)
Kajian tersebut membahas salah satu hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, “Jadilah engkau pengajar, atau pelajar, atau pendengar, atau pecinta terhadap ilmu pengetahuan, dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima, karena hal itulah yang akan membinasakanmu.” Hadits ini menegaskan pentingnya setiap Muslim memiliki kedekatan dengan ilmu pengetahuan, baik sebagai pengajar, penuntut ilmu, pendengar, maupun pecinta ilmu.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan KUA Jatilawang ini diikuti oleh para penyuluh agama Islam dan peserta kajian yang memiliki komitmen untuk memperdalam pemahaman tentang adab dalam menuntut ilmu. Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan bahwa pesan hadits tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh para ulama, khususnya dalam kitab karya Hadratusysyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang menekankan pentingnya adab sebagai fondasi dalam proses belajar dan mengajar.
Kajian rutin ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Pada kesempatan tersebut, para peserta berdialog dan memberikan penyikapan terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat, sehingga nilai-nilai yang dipelajari dari kitab dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, para penyuluh agama Islam berharap semangat mencintai ilmu pengetahuan terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus meneguhkan peran ilmu dan adab sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang lebih baik. (dy)
