Kajian Dhuha Masjid Al Ishlah Sumbang: Kupas Tanda Lailatul Qadar

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Kegiatan Kajian Dhuha kembali digelar di Masjid Al?Ishlah. Jamaah dari berbagai kalangan hadir untuk mengikuti pembinaan rutin yang difasilitasi oleh KUA Sumbang. Kajian hari ini menghadirkan Rikin, Penyuluh Agama Islam KUA Sumbang, sebagai pemateri utama. Selasa (10/03)

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema “Tanda?tanda Lailatul Qadar”, sebuah bahasan yang sangat penting menjelang memasuki bulan suci Ramadan. Lewat penyampaian yang lugas, sistematis, dan mudah dipahami, Rikin menjelaskan berbagai ciri dan tanda yang diriwayatkan dalam hadis maupun penjelasan ulama terkait malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.

Beliau memaparkan bahwa Lailatul Qadar adalah momen istimewa yang sangat dinantikan umat Islam, sehingga memahami tanda?tandanya dapat mendorong umat untuk lebih bersungguh?sungguh dalam meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan. Di antara tanda yang dijelaskan adalah suasana malam yang tenang, udara yang sejuk, serta terbitnya matahari pada pagi hari tanpa sinar yang menyilaukan.

Selain menjelaskan tanda?tanda tersebut, Rikin juga menekankan pentingnya tidak hanya fokus pada ciri fisik semata, tetapi juga memperbanyak amal kebaikan, memperkuat doa, dan memperbaiki kualitas ibadah. Menurut beliau, yang paling penting adalah mempersiapkan hati, memperbanyak amal saleh, serta menjaga niat agar momen Lailatul Qadar dapat benar?benar diraih secara spiritual.

Jamaah terlihat antusias mengikuti kajian, beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan seputar cara memaksimalkan ibadah di malam?malam akhir Ramadan. Suasana kajian berlangsung hangat, interaktif, dan memberikan motivasi baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Melalui kegiatan Kajian Dhuha ini, KUA Sumbang berharap jamaah semakin memahami keutamaan Lailatul Qadar dan lebih siap menyambut bulan Ramadan dengan semangat memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.