Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah Gelar Rapat Koordinasi Tim KUB dan FKUB
Oleh HUMAS
Semarang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi bersama Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bertempat di Bandungan Semarang. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 35 Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Tengah, dengan mengusung tema "Percepatan Implementasi Peringatan Dini Potensi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan." Senin (23/09)
Tampak hadir sebagai narasumber Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama H. Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag. M.ed, P.hd ,Kemenag RI Muslichah setiasih, SIP, MMG, M.Eng, Kabid Ketahanan Bangsa Kesbangpol Jateng, Ketua FKUB Jateng Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik sosial yang berdimensi keagamaan di wilayah Jawa Tengah. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Mustain Ahmad, menyampaikan bahwa peran aktif dari Tim KUB dan FKUB sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama, terutama di tengah meningkatnya potensi konflik yang dapat muncul dari perbedaan pandangan keagamaan.
“Kian tahun, kejadian atau potensi konflik keagamaan di Jateng menurun. Saya yakin dan percaya karena usaha kita bersama untuk merawat kerukunan tersebut. Upaya preventif pencegahan dini potensi konflik yang telah kita lakukan yakni pembentukan tim/ gugus tugas, melakukan pelatihan deteksi dini potensi konflik sosial berdimensi agama, dan sinergitas penguatan kerukunan melalui Gerakan Merah Marun (Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun),” tutur Musta’in dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga membahas langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh setiap kantor Kemenag kabupaten/kota dalam memperkuat peringatan dini terhadap potensi konflik. Selain itu, rapat ini menjadi momentum penting bagi Tim KUB dan FKUB untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama di Jawa Tengah.
"Rakor ini diharapkan dapat menjadi forum untuk menyatukan persepsi serta langkah-langkah strategis dalam mencegah konflik sosial berbasis agama. Peringatan dini sangat diperlukan agar kita dapat melakukan tindakan preventif sejak dini," ujar Zaima dari Kanwil Kemenag Jateng.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen yang tergabung dalam Kemenag, KUB, dan FKUB dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas sosial, serta meminimalisir potensi konflik yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan.(yud)
