Kecamatan Wangon Gelar Rakor Sinergitas Admindukcapil Lintas Sektor
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Pemerintah Kecamatan Wangon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas dan Kolaborasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil) lintas sektor. Bertempat di Aula Kecamatan Wangon, pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan prosedur pelayanan kependudukan guna memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkompincam, KUA Wangon, admin desa se-Kecamatan Wangon, serta perwakilan organisasi masyarakat dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Selasa (31/03/26)
Hadir sebagai pemateri utama, Agus Sriyono memaparkan pentingnya integrasi data antara pemerintah desa hingga tingkat pusat. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa validitas data kependudukan adalah fondasi utama dalam penyaluran bantuan sosial maupun pelayanan publik lainnya. Sinergi antarlembaga diharapkan mampu meminimalisir kendala administratif yang sering dihadapi warga saat mengurus dokumen kependudukan yang bersifat krusial.
"Sinergitas ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah nyata untuk memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan hak administratifnya karena kendala komunikasi antarinstansi. Kita harus bergerak bersama agar pelayanan Admindukcapil di Wangon semakin transparan dan cepat," ujar Agus Sriyono di sela-sela pemaparannya kepada para peserta.
Dukungan terhadap penguatan integrasi data ini juga datang dari sektor keagamaan yang memiliki peran penting dalam pencatatan nikah dan rujukan data keluarga. Murti Astuti, selaku Jabatan Pelaksana (Japrel) KUA Kecamatan Wangon, menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, koordinasi yang intensif antara KUA dan pihak kecamatan sangat diperlukan agar data peristiwa kependudukan selalu sinkron dan akurat.
"Kami di KUA sangat mengapresiasi adanya ruang kolaborasi ini. Dengan adanya kesamaan persepsi mengenai pelayanan Admindukcapil, proses sinkronisasi data nikah maupun data kependudukan lainnya dapat berjalan lebih harmonis, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kemudahan layanan yang terintegrasi," pungkas Murti Astuti. (jhr)
