Kedisiplinan Ibadah Berjamaah Jadi Pilar Pelayanan di KUA Gumelar
Oleh HUMAS
Banyumas – KUA Gumelar terus memperkuat budaya kerja melalui pendekatan spiritualitas yang konsisten. Penerapan kedisiplinan dalam ibadah berjamaah di lingkungan kantor dinilai memberikan dampak positif yang signifikan, baik terhadap kualitas batin pegawai maupun profesionalisme pelayanan kepada masyarakat. Kamis (19/02)
Penerapan nilai-nilai religius ini diyakini mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan berintegritas. Praktik disiplin berjamaah ini menjadi sangat krusial bagi instansi seperti KUA karena beberapa alasan utama:
-
Peningkatan Integritas: Shalat berjamaah menjadi sarana melatih kejujuran dan ketepatan waktu yang kemudian bertransformasi menjadi etos kerja disiplin.
-
Solidaritas Tim: Kebersamaan dalam barisan (shaf) yang sama efektif meruntuhkan sekat hierarki antara kepala KUA, penghulu, hingga staf, sehingga koordinasi kerja di kantor menjadi lebih cair.
-
Keteladanan Publik: Sebagai garda terdepan dalam urusan keagamaan di tingkat kecamatan, perilaku disiplin para pegawai KUA menjadi cermin sekaligus teladan bagi masyarakat sekitar.
Langkah yang dijalankan oleh KUA Gumelar ini sejalan dengan program transformasi layanan umat yang tengah digalakkan oleh Kementerian Agama. Dengan terjaganya semangat religius ini, KUA Gumelar diharapkan terus menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.
