Kehadiran Penyuluh Warnai Kehangatan Silaturahmi MT Bani Nawiraji

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Suasana Desa Windunegara tampak lebih hidup dengan digelarnya acara silaturahmi Majelis Taklim (MT) Bani Nawiraji dalam rangka perayaan Idulfitri 1447 H. Pertemuan yang berlangsung khidmat di salah satu kediaman jamaah ini menjadi ajang pelepas rindu sekaligus penguat ikatan spiritual setelah menjalani ibadah di bulan suci. Kehadiran para jamaah yang memadati lokasi acara mencerminkan masih kuatnya tradisi guyub rukun yang menjadi ciri khas masyarakat di wilayah Kecamatan Wangon. Senin (06/04)

Acara silaturahmi ini terasa istimewa dengan hadirnya Penyuluh Agama Islam dari KUA Wangon yang turut berbaur di tengah-tengah jamaah. Kehadiran sosok penyuluh tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan siraman rohani singkat mengenai makna menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadan. Dialog interaktif yang tercipta antara penyuluh dan jamaah membuat suasana silaturahmi menjadi lebih berisi dan edukatif, mengubah pertemuan santai menjadi majelis ilmu yang menyejukkan.

Penyuluh Agama Islam, sebagai bagian dari keluarga besar ASN KUA Wangon, memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama dan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga. Sinergi antara tokoh agama dan majelis taklim di tingkat desa seperti Bani Nawiraji merupakan kunci utama dalam membenteng moral masyarakat dari pengaruh negatif. Dengan pendekatan yang persuasif dan bahasa yang mudah dipahami, penyuluh mengajak ibu-ibu jamaah untuk tetap menjadi pilar kebaikan di lingkungan rumah tangga masing-masing.

Joharulloh, selaku Penyuluh Agama Islam yang mendampingi kegiatan tersebut, menyatakan kekagumannya atas istikamah para jamaah MT Bani Nawiraji dalam menjaga tradisi silaturahmi. Menurutnya, majelis taklim bukan sekadar tempat belajar fiqih atau tauhid, melainkan laboratorium sosial tempat tumbuhnya rasa empati dan kepedulian antar sesama warga desa.

"Kami sangat mengapresiasi semangat jamaah. Silaturahmi Majelis Taklim Bani Nawiraji adalah bukti bahwa ukhuwah islamiyah di desa kita tetap terjaga dengan sangat baik. Kami dari KUA akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bimbingan keagamaan tetap berjalan beriringan dengan kegiatan sosial seperti ini," ujar Joharulloh di hadapan para jamaah.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan anggota makelis taklim dan warga Desa Windunegara. Sambil menikmati hidangan khas lebaran yang disajikan, para jamaah tampak enggan beranjak dan masih asyik bertukar cerita. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi majelis taklim lainnya di wilayah Wangon untuk terus merajut persaudaraan dan menebar kemaslahatan bagi lingkungan sekitar. (jhr)