Kelas X Keterampilan Menjahit Laksanakan Kunjungan Industri ke Penjahit Lokal
Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
Jatilawang — Siswa Kelas X Program Keterampilan Menjahit MA Al Falah Jatilawang melaksanakan kegiatan kunjungan industri ke salah satu penjahit lokal yang berada di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai dunia usaha dan industri di bidang menjahit. Rabu (23/09).
Dalam kunjungan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung proses kerja seorang penjahit, mulai dari menerima pesanan, memilih bahan, membuat pola, memotong kain, hingga proses menjahit dan penyelesaian pakaian.
Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada siswa bahwa keterampilan menjahit tidak hanya dapat dipelajari melalui teori dan praktik di kelas, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya secara langsung kepada penjahit mengenai teknik menjahit, penggunaan mesin, pengelolaan pesanan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
Melalui kunjungan ini, siswa dapat memahami pentingnya ketelitian, kreativitas, kedisiplinan, dan kesabaran dalam menghasilkan produk jahitan yang berkualitas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi keterampilan yang telah dipelajari di madrasah.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan industri merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
“Kunjungan industri ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa bahwa keterampilan menjahit memiliki peluang yang luas, baik untuk bekerja maupun untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri. Kami ingin siswa tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Beliau juga berharap siswa dapat mengambil pelajaran dari para pelaku usaha lokal, terutama dalam hal kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada pelanggan.
Kegiatan kunjungan ke penjahit lokal ini sekaligus menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi keterampilan di madrasah dengan kondisi nyata di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai penerapan keterampilan menjahit dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, MA Al Falah Jatilawang terus berupaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa Kelas X Keterampilan Menjahit. Diharapkan pengalaman dari kunjungan industri ini dapat menumbuhkan motivasi, kreativitas, serta semangat kewirausahaan siswa dalam mengembangkan keterampilan yang mereka miliki.
