Kelengkapan Administrasi Jadi Kunci Kelancaran Prosesi Ijab Qobul

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Jatilawang – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jatilawang pada hari ini. Sepasang kekasih asal Desa Kedungwringin, Imam Abrori dan Nidaul Janah, akhirnya resmi melangkah ke jenjang pernikahan. Kehadiran keluarga besar serta kerabat dekat turut mewarnai momen sakral yang menjadi tonggak baru dalam perjalanan hidup kedua mempelai tersebut. Rabu (01/04)

Prosesi diawali dengan pemeriksaan berkas administrasi oleh petugas KUA guna memastikan seluruh persyaratan pernikahan telah terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku. Ketelitian dalam verifikasi data ini menjadi prosedur tetap untuk menjamin legalitas status pernikahan di mata hukum negara. Setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan valid, rombongan pengantin kemudian dipersilakan memasuki ruang utama untuk memulai inti acara.

Puncak acara, yakni ijab qobul, dipimpin langsung oleh Kepala KUA Jatilawang, H. Iskandar Zulkarnain, S.Ag. Dalam arahannya sebelum memulai prosesi, beliau memberikan sedikit wejangan mengenai esensi pernikahan sebagai ibadah terpanjang. Kehadiran sosok Kepala KUA sebagai penghulu memberikan wibawa tersendiri dalam ruang upacara yang tertata rapi tersebut.

Momen yang paling dinantikan tiba ketika ayah kandung dari Nidaul Janah bertindak langsung sebagai wali nikah. Dengan menjabat erat tangan Imam Abrori, sang ayah melepaskan putrinya untuk dibimbing oleh laki-laki pilihannya. Disaksikan oleh dua orang saksi yang berdiri tegak mengamati setiap detail ucapan, suasana seketika menjadi hening saat kalimat ijab diucapkan dengan lantang.

Tanpa hambatan berarti, Imam Abrori menyambut mandat tersebut dengan ucapan qobul yang tegas dan lancar dalam satu tarikan napas. Suara sahut-sahutan kata "Sah!" dari para saksi dan keluarga yang hadir segera memecah keheningan, menandakan bahwa keduanya kini telah resmi menyandang status sebagai suami istri baik secara agama maupun negara.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Iskandar Zulkarnain, memohon keberkahan bagi keluarga baru tersebut agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah Imam dan Nidaul saat mereka menandatangani buku nikah, simbol komitmen suci yang kini telah terikat kuat di bawah naungan KUA Jatilawang.