Keluarga Besar MTs Negeri 3 Banyumas Hadir Menguatkan di Tengah Duka

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Suasana duka menyelimuti keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas atas wafatnya Agung Basari bin Mar'ad, ayahanda dari Zuhrotunnisa, guru Matematika MTs Negeri 3 Banyumas. Almarhum berpulang ke rahmatullah pada usia 70 tahun. Kepergian beliau yang begitu mendadak menghadirkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh warga madrasah. Tidak ada yang menyangka perpisahan itu datang begitu cepat. Namun, sebagai seorang muslim, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas meyakini bahwa setiap kehidupan memiliki batas waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Ketika ajal telah tiba, tidak ada seorang pun yang mampu menunda ataupun mempercepatnya. Rabu (15/07)

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Kepala MTs Negeri 3 Banyumas Sudir, bersama jajaran wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan hadir di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga. Kehadiran keluarga besar madrasah menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan di MTs Negeri 3 Banyumas tidak hanya terjalin dalam aktivitas kedinasan, tetapi juga tumbuh dalam kepedulian terhadap setiap anggota keluarga besar madrasah. Suasana haru begitu terasa ketika seluruh hadirin saling menguatkan dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan dalam menerima takdir Allah SWT.

Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas juga turut mengikuti prosesi shalat jenazah sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum Agung Basari bin Mar'ad. Bersama masyarakat dan keluarga, seluruh rombongan mengiringi kepergian almarhum dengan lantunan doa yang tulus. Mereka memohon kepada Allah SWT agar menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang mulia di sisi-Nya. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi ungkapan kasih sayang sekaligus wujud penghormatan kepada sosok ayah yang telah mengabdikan hidupnya untuk keluarga.

Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. Beliau berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk menjalani hari-hari setelah kepergian sosok ayah tercinta. "Atas nama keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Agung Basari bin Mar'ad. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga terbaik. Kepada Ibu Zuhrotunnisa beserta seluruh keluarga, semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi pengiring perjalanan beliau menuju rahmat dan ridha Allah SWT," tutur beliau.

Takziyah ini kembali menunjukkan bahwa MTs Negeri 3 Banyumas bukan sekadar tempat mengabdi sebagai pendidik, melainkan juga sebuah keluarga besar yang selalu hadir dalam setiap suka maupun duka. Nilai-nilai ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan terus dijaga sebagai bagian dari budaya madrasah yang religius dan humanis. Semoga kebersamaan dalam mengiringi doa untuk almarhum Agung Basari bin Mar'ad menjadi amal kebaikan bagi seluruh yang hadir, sekaligus menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menghimpunkannya bersama orang-orang yang beriman dan bertakwa. Aamiin ya Rabbal 'alamin.(HumasMTsN3)