Kemenag Banyumas Gelar Pelepasan Kasubbag TU Menjadi Kakankemenag Wonosobo

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto — Bertempat di Aula Al Ikhlas, Keluarga besar Kemenag Banyumas menggelar acara pelepasan bagi Edi Sungkowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kemenag Banyumas, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo. Jumat (17/07)

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan lintas sektoral di Kabupaten Banyumas, menunjukkan betapa kuatnya sinergi yang telah dibangun selama ini. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas beserta Kabag Kesra, Perwakilan organisasi keagamaan: PCNU, PDM Muhammadiyah, Al Irsyad, Baznas, dan MUI Kabupaten Banyumas, Kepala Madrasah se-Kabupaten Banyumas, KKM, Pokjawas, IGRA, APRI, Pokjaluh, serta IPARI, Bank kerjasama, hingga seluruh jajaran pegawai dan staf Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kabupaten Banyumas yang disampaikan langsung oleh Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie. Dalam sambutannya, beliau memberikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan mendalam yang ringkas namun sarat makna bagi Edi Sungkowo dalam memimpin tempat tugas yang baru. "Selamat atas amanah barunya. Saya berpesan agar selalu menerapkan prinsip '3S' dalam bertugas maupun kehidupan sehari-hari, yaitu Sehat, Sukses, dan Slamet," ujar Agus Nur Hadie hangat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, memberikan pembekalan moral yang kuat kepada mantan rekan kerjanya tersebut. Beliau menekankan pentingnya menjaga kondusifitas kerja melalui kepemimpinan yang merangkul.

"Di tempat tugas yang baru, selalu terapkan formula 267 dalam membangun relasi. Jangan pernah ada dendam dan jangan pernah ada hati yang kotor. Siapapun mereka, tetap rangkul dengan tangan terbuka," tegas Ibnu Asaddudin mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan internal maupun eksternal.

Suasana haru semakin terasa saat Edi Sungkowo memberikan kata-kata kesannya. Alih-alih mengucapkan kalimat perpisahan yang formal, beliau justru menegaskan bahwa perpindahan tugas ini bukanlah akhir dari komunikasi yang telah terbangun di Banyumas.

"Hari ini saya tidak pamit, karena sebagai sesama abdi negara di lingkungan Kemenag dan wilayah yang bertetangga, kita pasti akan sering bertemu kembali. Tugas boleh berpindah, namun silaturahmi di antara kita harus tetap terjalin erat," tutur Edi Sungkowo disambut tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin.

Acara pelepasan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat, foto bersama, dan pemberian cinderamata dari berbagai instansi serta organisasi yang hadir, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh Edi Sungkowo selama mengabdi di Kabupaten Banyumas.