Kemenag Banyumas Terima Dana Hibah Rp3,2 Miliar dari Pemkab untuk Penguatan Kesejahteraan Pejuang Agama
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) – Sinergitas antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dan Pemerintah Kabupaten Banyumas semakin solid dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para penggerak keagamaan. Hal ini ditandai dengan diterimanya dana hibah sebesar Rp3,2 miliar dari Pemkab Banyumas yang diserahkan langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono kepada Kepala Kantor Kemenag Banyuams, Ibnu Asaddudin di Pendopo Sipanji. Kamis (30/04)
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin menyambut baik langkah strategis ini sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah pada bidang agama. Dana tersebut akan dikelola secara akuntabel untuk disalurkan kepada ribuan penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas. Hibah ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk pengakuan dan penghargaan bagi mereka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga moral dan karakter bangsa," ungkap Ibnu Asaddudin.
Melalui mekanisme hibah ini, Kemenag Banyumas akan menyalurkan insentif kepada 1.610 guru ngaji masing-masing seratus ribu rupiah perbulan dengan total anggaran Rp1.932.000.000. Selain itu, dukungan operasional juga diberikan kepada 199 Pondok Pesantren dengan total anggaran sebesar Rp995.000.000 guna menunjang keberlangsungan pendidikan Islam di Banyumas.
Perhatian terhadap kerukunan dan pemeliharaan rumah ibadah juga diperkuat melalui insentif bagi 345 marbot masjid dan petugas kebersihan rumah ibadah non-muslim. Total anggaran sebesar Rp241.500.000 dialokasikan untuk mengapresiasi jasa mereka dalam menjaga kenyamanan tempat ibadah selama tujuh bulan ke depan.
Langkah ini selaras dengan program pembangunan bidang keagamaan yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dalam "Trilas Program". Sebagai instansi vertikal, Kemenag Banyumas berkomitmen untuk memastikan distribusi bantuan ini tepat sasaran, akurat, dan transparan, demi mendukung terciptanya masyarakat Banyumas yang religius, harmonis, dan berperadaban. (adl)
