Kepala Kemenag Banyumas Tutup Kegiatan Diseminasi Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka MI
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, secara resmi menutup kegiatan Diseminasi Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang diselenggarakan oleh KKM MI Kabupaten Banyumas pada 6-7 November 2024 di Hotel Grand Valey Baturraden. Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta, termasuk Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM MI), Kepala Madrasah, serta operator madrasah di Kabupaten Banyumas.Kamis (07/11)
Dalam sambutannya, Ibnu Asaddudin mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh KKM MI dalam memfasilitasi proses transisi dan implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. "Kurikulum Merdeka bukan hanya tentang materi pembelajaran, tetapi juga tentang memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini untuk memperkuat kualitas pendidikan di madrasah," ujar Ibnu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat MI, khususnya dalam hal pengelolaan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka, serta tips untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul selama proses implementasi.
Edi Sungkowo, Kasi Pendidikan Madrasah, turut mendampingi Kepala Kemenag dalam acara penutupan tersebut. Edi menambahkan bahwa salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh madrasah di Banyumas dapat menjalankan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan zaman, serta memperbaiki mutu pendidikan di tingkat dasar.
“ Selain itu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Mendalami Instrumen Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) sebagai alat evaluasi dan pengembangan profesional. Menyusun rencana tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing madrasah.” Jelas Edi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif dan simulasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang diharapkan dapat diterapkan secara efektif di setiap madrasah di Kabupaten Banyumas. Peserta diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Banyumas dapat semakin optimal, menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global dengan kompetensi yang unggul.
Sementara itu ketua panitia kegiatan yang juga sebagai ketua KKM MI Kabupaten Banyumas Saridin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
“ Harapan kami semua peserta bisa menerapkan di madrasah masing masing sesuai dengan kebutuhan dan membuat rencana tindak lanjut.” Pungkasnya. (yud)
