KUA Gumelar Perkuat Spiritualitas Warga RW 08 Cihonje Melalui Penyuluhan Keutamaan Istighfar
Oleh HUMAS
Gumelar – Pentingnya menjaga spiritualitas di tengah kesibukan sehari-hari menjadi fokus utama dalam kegiatan penyuluhan keagamaan yang digelar di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Gumelar, Kambali, memberikan tausiyah mendalam mengenai tema "Istighfar sebagai Kunci Ketenangan dan Pembuka Pintu Rezeki." Selasa (07/04)
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan jamaah ibu-ibu ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di lingkungan RW 08 Desa Cihonje. Melalui pendekatan yang komunikatif, pesan-pesan religi disampaikan agar mudah diimplementasikan dalam kehidupan berkeluarga.
Dalam pemaparannya, Kambali menyampaikan bahwa istighfar bukan sekadar ucapan lisan yang rutin, melainkan sebuah manifestasi dari kesadaran seorang hamba akan keterbatasannya di hadapan Sang Pencipta. Terdapat tiga poin utama yang ditekankan dalam penyuluhan tersebut:
-
Pembersih Jiwa: Istighfar berfungsi sebagai penghapus noda-noda kesalahan yang berpotensi mengeraskan hati jika dibiarkan menumpuk.
-
Solusi Persoalan Hidup: Mengutip dalil agama, istighfar diyakini mampu mendatangkan kelapangan dan ketenangan bagi mereka yang sedang mengalami kesempitan atau kesulitan hidup.
-
Keutamaan Waktu: Jamaah diajak untuk membiasakan beristighfar secara istiqomah, tidak hanya setelah salat, tetapi juga di sela-sela aktivitas rutin sehari-hari.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari program rutin KUA Gumelar dalam memberikan edukasi religi yang menyasar langsung hingga ke tingkat RW. Program ini diharapkan dapat membangun karakter masyarakat yang lebih religius dan tangguh secara mental.
Ketua Majelis Taklim Hijrotunnisa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran penyuluh dari KUA Gumelar. Menurutnya, kegiatan jemput bola seperti ini sangat membantu warga dalam mendapatkan bimbingan rohani yang berkualitas tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor kecamatan.
Dengan adanya pembinaan rutin ini, KUA Gumelar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan nilai-nilai keagamaan tetap terjaga sebagai fondasi keharmonisan warga desa. (Humas)
