KUA Kebasen Bimbing Catin, Siapkan Keluarga Bahagia
Kebasen - Kantor Urusan Agama (KUA) Kebasen Kabupaten Banyumas kembali melaksanakan pelayanan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri. Bimbingan diikuti oleh satu pasang Calon Pengantin (Catin) yaitu Dannie Robie A dan Esti Mungizzah yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Kegiatan bertempat di Balai Nikah KUA Kebasen dengan fasilitator Penyuluh Agama Islam, Siti Fatimah. Jumat (09/10)
Pada awal bimbingan, Siti Fatimah menyampaikan materi tentang tujuan pernikahan dalam Islam yakni untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Kepada pasangan Dannie dan Esti dijelaskan bahwa pernikahan adalah mitsaqan ghalizhan atau ikatan yang sangat kuat, sehingga harus dijalani dengan niat ibadah, saling menghormati, dan menjaga komitmen sehidup semati. Keduanya juga dibekali tentang hak dan kewajiban suami istri untuk menciptakan keharmonisan.
Selanjutnya, materi dilanjutkan dengan pembahasan psikologi keluarga dan strategi mengelola konflik rumah tangga. Pasangan dibekali cara membangun komunikasi efektif, mengelola emosi, dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah. Materi ini sangat penting agar Dannie dan Esti memiliki kesiapan mental dalam menghadapi dinamika pernikahan, sehingga rumah tangga tetap kokoh saat diterpa ujian dan tidak mudah goyah oleh persoalan kecil.
Sebagai materi penguatan sesuai program nasional, Bimwin kali ini juga mengintegrasikan materi pencegahan stunting sejak pranikah. Siti Fatimah menjelaskan bahwa stunting adalah gagal tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis di 1000 Hari Pertama Kehidupan. Untuk itu, Catin perempuan Esti Mungizzah dianjurkan untuk menjaga status gizi dengan makanan bergizi seimbang, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), cek kesehatan dan HB, serta tidak menikah di usia anak. Peran Catin laki-laki Dannie Robie A juga penting untuk mendukung ekonomi keluarga yang sehat dan menerapkan PHBS.
Melalui Bimwin ini, diharapkan pasangan Dannie Robie A dan Esti Mungizzah benar-benar siap menjadi keluarga yang sakinah dan siap melahirkan generasi berkualitas. KUA Kebasen berharap dengan bekal ilmu agama dan pengetahuan cegah stunting sejak dini, pasangan ini dapat membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan berkontribusi mewujudkan generasi emas Indonesia yang bebas stunting.sifa
