Kuatkan Hati dengan Doa, Penyuluh Berikan Bimluh di Desa Kaliurip
Oleh KUA purwojati
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati, Aminudin, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Desa Kaliurip. Kegiatan tersebut mengangkat tema yang bermakna “Tidak ada yang dapat menolak ketetapan kecuali doa.” Senin (14/09)
Dalam penyampaiannya, Aminudin mengajak masyarakat untuk menjadikan doa sebagai bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Doa merupakan bentuk penghambaan kepada Allah SWT sekaligus sarana memohon pertolongan dan perlindungan dalam menghadapi berbagai keadaan.
Tema tersebut juga menjadi bahan renungan agar masyarakat tidak mudah berputus asa ketika menghadapi persoalan. Setiap usaha hendaknya disertai doa dan dilandasi keyakinan bahwa Allah SWT memiliki kuasa atas segala sesuatu.
Aminudin menekankan pentingnya menyandingkan doa dengan ikhtiar. Seorang Muslim tetap dituntut berusaha secara maksimal, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT dengan penuh tawakal. Sikap tersebut diharapkan dapat menghadirkan ketenangan dan keteguhan hati.
Kegiatan Bimluh di Desa Kaliurip menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan kehidupan spiritual masyarakat. Melalui pembinaan secara langsung, penyuluh agama turut mendorong masyarakat agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.
Dengan menguatkan doa, ikhtiar, dan tawakal, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan dengan lebih tenang, sabar, dan optimis serta senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari
