HUT RI #81

Kultum Bada Zuhur di KUA Wangon Angkat Tema Hati-hati dengan Hatimu

K
KUA Wangon
13 Okt 2026
5x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 13-10-2026 14:28
SHARE

Banyumas – Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon mengikuti kultum ba’da salat Zuhur dengan tema “Hati-hati dengan Hatimu”. Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat berjamaah ini menjadi sarana untuk memperkuat keimanan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui kultum tersebut, jamaah diajak untuk senantiasa menjaga kebersihan hati, memperbaiki niat, serta menghindari sifat-sifat tercela yang dapat memengaruhi perilaku dan hubungan dengan sesama. Selasa (13/10)

Dalam penyampaian materi Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Sarif mengajak jamaah memahami bahwa hati memiliki peran penting dalam menentukan sikap, perkataan, dan perbuatan seseorang. Hati yang terjaga akan mendorong seseorang untuk berbuat baik, bersikap jujur, rendah hati, dan menjaga hubungan harmonis dengan orang lain. Sebaliknya, hati yang dipenuhi iri, dengki, sombong, dan prasangka buruk dapat menjadi sumber munculnya perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sarif menyampaikan bahwa menjaga hati perlu dilakukan melalui introspeksi diri, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, serta membiasakan diri memaafkan kesalahan orang lain. “Hati-hati dengan hatimu, karena apa yang tersimpan di dalam hati dapat tercermin melalui perkataan dan perbuatan. Mari kita terus memperbaiki niat, menjauhkan diri dari prasangka buruk, dan berusaha menjaga hati agar tetap bersih sehingga setiap langkah kita membawa kebaikan,” ungkap Sarif dalam kultumnya.

Jamaah salat Zuhur yang terdiri atas pegawai KUA Wangon menyambut baik kegiatan kultum tersebut. Menurut jamaah, tausiyah singkat setelah salat berjamaah menjadi pengingat yang bermanfaat di tengah kesibukan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Kultum seperti ini mengingatkan kami untuk tidak hanya bekerja dengan baik, tetapi juga menjaga sikap, keikhlasan, dan hubungan dengan rekan kerja maupun masyarakat. Semoga pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah seorang jamaah.

Melalui kegiatan kultum ba’da Zuhur, KUA Wangon terus berupaya membangun lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Pembiasaan salat berjamaah yang disertai tausiyah diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai spiritual pegawai sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian yang dilandasi keikhlasan. Dengan menjaga hati dan memperbaiki perilaku, seluruh pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan yang ramah, tulus, dan profesional kepada masyarakat.(srf)