Lepas 209 Siswa PKL, MAN 2 Banyumas Tanamkan Visi 2045 dan Semangat Cinta Kasih di Dunia Industri

Oleh Seksi Penma
SHARE

PURWOKERTO  - MAN 2 Banyumas secara resmi melepas siswa kelas XII Vokasi untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang akan dimulai pada Rabu (10/12). Pelepasan ini didahului dengan pembekalan yang digelar di Ruang Multimedia madrasah pada Selasa (9/12) kemarin. 209 siswa tersebut berasal dari delapan program keahlian unggulan, meliputi Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU), Desain Interior dan Produk Furniture (DIPF), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Tata Boga, Tata Busana, Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), serta Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR). Mereka akan ditempatkan di 49 instansi dan perusahaan mitra.

Wakil Kepala MAN 2 Banyumas Bidang Kurikulum, M. Irfangi menjelaskan bahwa PKL ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025 dan membuka kemungkinan adanya dispensasi bagi beberapa program keahlian, seperti Tata Boga, untuk memperpanjang waktu PKL hingga 5 Januari 2026 demi mengakomodasi event tahun baru di perusahaan. "PKL adalah implementasi bagaimana siswa terjun ke dunia pekerjaan. Teori yang didapatkan akan dipraktikkan langsung," kata Irfangi.

Selama PKL, lanjut Irfangi, peserta didik wajib menaati aturan instansi, sebab pimpinan mereka selama PKL adalah kepala instansi atau direktur perusahaan, bukan lagi guru mata pelajaran atau kepala madrasah. "Harus patuh dengan aturan yang ditempati dan jaga nama baik MAN 2 Banyumas", tegasnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Banyumas, Muhamad Siswanto mengungkapkan bahwa pelepasan PKL ini merupakan bagian dari implementasi Roadmap Madrasah Plus Keterampilan jangka panjang yang telah disusun, mulai dari tahun 2025 hingga 2045. "Akan ada update program yang sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga program keterampilan disesuaikan dengan kebutuhan masa depan," ujar Siswanto.

Untuk menunjang visi tersebut, madrasah telah membangun jejaring kerja sama yang luas dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan bimbingan Bursa Kerja Khusus (BKK). "Jadi, seluruh siswa-siswi MAN 2 Banyumas sekarang harus memiliki rencana ke depan untuk mampu kuliah, kerja, atau kerja sambil kuliah," tegas Siswanto.

Secara khusus, Siswanto menyampaikan pesan moral yang menjadi pembeda lulusan madrasah, yakni implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. "Semangat cinta kasih harus menjadi dasar dalam melaksanakan tugas. Ini adalah pembeda siswa madrasah, di mana keterampilan berpadu dengan kelembutan hati," tuturnya. Ia pun berpesan agar peserta PKL mengamalkan karakter positif yang telah dibina, seperti kemandirian, percaya diri, rajin, disiplin, jujur, dan dapat dipercaya guna menghindari perilaku negatif.

Selanjutnya, Siswanto memberikan penekanan pada aspek religius dan integritas. "Jangan melupakan sholat lima waktu dan selalu menjaga nama baik madrasah di mana pun berada," pungkasnya. (mfi/akw)