HUT RI #81

Library Tour MTsN 3 Banyumas, Buka Jendela Literasi di Festival Literasi Banyumas 2026

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Membaca tidak selalu harus dimulai dari halaman pertama sebuah buku. Terkadang, minat membaca justru tumbuh ketika seseorang diberi kesempatan untuk melihat, menyentuh, mencoba, dan merasakan langsung bahwa dunia literasi ternyata begitu luas dan menyenangkan. Selasa (15/09)

Semangat itulah yang dibawa MTs Negeri 3 Banyumas melalui kegiatan Library Tour ke Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan minat baca sekaligus mengenalkan kepada murid berbagai fasilitas literasi dan teknologi digital yang kini hadir untuk mendukung budaya membaca di tengah perkembangan zaman.

Lawatan tersebut diikuti oleh perwakilan murid dari kelas khusus Bahasa, didampingi Waka Kesiswaan MTs Negeri 3 Banyumas, Ibni Ali Arifin, S.Pd.I., serta wali kelas. Rombongan diterima dan didampingi oleh Kepala Perpustakaan Daerah, Rochayatun Azizah, S.Sos.I. Kehadiran para pendamping tidak sekadar memastikan kegiatan berjalan tertib, tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk mendapatkan pengalaman literasi secara langsung.

Kunjungan menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan Festival Literasi Banyumas 2026. Beragam stand hadir meramaikan kegiatan tersebut dengan menyajikan berbagai koleksi, informasi, aktivitas edukatif, hingga permainan literasi yang dikemas secara menarik dan interaktif.

Bagi murid, festival tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda. Literasi tidak tampil sebagai kegiatan yang kaku, melainkan hadir dalam suasana yang menyenangkan. Sejumlah stand menyediakan permainan yang dapat diikuti murid dengan hadiah berupa merchandise maupun buku bacaan. Kesempatan tersebut sontak menambah antusiasme murid untuk mengeksplorasi setiap sudut festival.

Murid terlihat aktif mengamati berbagai koleksi yang tersedia di setiap stand. Rasa ingin tahu muncul ketika mereka menemukan buku, bahan bacaan, maupun informasi yang sebelumnya belum pernah mereka lihat. Tidak sedikit yang merasa senang karena dapat menyaksikan secara langsung bagaimana sebuah festival literasi dikemas menjadi ruang belajar yang terbuka, kreatif, dan penuh pengalaman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi murid untuk mengenal lebih dekat perkembangan fasilitas perpustakaan, termasuk layanan dan fasilitas digital yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung kebutuhan belajar. Dengan demikian, perpustakaan tidak lagi dipandang sebatas ruangan yang dipenuhi rak buku, tetapi sebagai ruang pengetahuan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan generasi digital.

Pendampingan dari Waka Kesiswaan dan wali kelas turut memberikan makna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Kehadiran guru di tengah aktivitas murid menjadi bentuk dukungan bahwa budaya membaca bukan hanya tanggung jawab perpustakaan, tetapi merupakan gerakan bersama yang perlu dibangun dari lingkungan madrasah.

Melalui Library Tour, MTs Negeri 3 Banyumas ingin menanamkan pengalaman bahwa membaca bukan sekadar kewajiban akademik. Membaca adalah pintu untuk mengenal dunia, memperluas imajinasi, menemukan gagasan, dan membangun keberanian untuk terus belajar.

Festival Literasi Banyumas 2026 pun menjadi ruang yang mempertemukan murid dengan pengalaman tersebut. Mereka pulang bukan hanya membawa kesan menyenangkan dari sebuah lawatan, tetapi juga membawa kemungkinan lahirnya satu kebiasaan baru: lebih dekat dengan buku, lebih akrab dengan perpustakaan, dan lebih terbuka terhadap dunia pengetahuan.

Sebab, menumbuhkan minat baca tidak cukup hanya dengan berkata, “Ayo membaca.” Kadang, anak-anak perlu terlebih dahulu diajak melihat betapa menariknya dunia yang menunggu di balik sebuah buku.

Dan hari itu, jendela itu dibuka.

HumasMTsN3