Lima Belas Pesdik MTsN 2 Banyumas Ikuti Webinar Mitigasi Gempa Megathrust

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas (Humas) : Sebanyak lima belas orang peserta didik MTsN 2 Banyumas mengikuti Webinar Mitigasi Gempa Megathrust di ruang Multimedia pukul 12.00-15.00 wib, Sabtu, 7 September 2024. Kegiatan ini merupakan anjuran dari Kementerian Agama Kabupaten Banyumas untuk seluruh satker di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia dan merupakan tindak lanjut dari Surat TUNAS HIJAU kids, young people & families support SDG's Nomor:1970/TH/2024 Tanggal 30 Agustus 2024 Perihal permohonan peserta Webinar #206 "Mitigasi Gempa Megathrust" Sabtu, (7/9).

Kegiatan ini juga didampingi oleh Waka Kesiswaan, Tri Hidayat untuk memandu dan mendampingi seluruh peserta didik yang ikut webinar. Kegiatan Webinar ini diisi langsung oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dan Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia, Gegar Prasetya, serta Dosen Teknik Geofisika ITS, Agnis Trihadini.

Tujuan dari kegiatan Webinar ini diharapkan bisa mengajak masyarakat melalui keluarga dan warga dunia pendidikan, khususnya pendidik dan generasi muda untuk sehat, optimis, produktif dan bergerak bersama membantu mewujudkan SDG's. Hal itu tentunya sebagai upaya penanggulangan gempa Tsunami yang dilakukan oleh BMKG dikarenakan akhir-akhir ini mulai muncul isu tentang Tsunami Megathrusta agar warga nantinya bisa mengambil langkah-langkah dan tindakan yang tepat dan baik untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga apabila sampai terjadi musibah bencana alam tersebut.

Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas menyampaikan apresiasi serta dukungan untuk kegiatan ini. "Selain menjalankan anjuran yang sudah diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Banyumas juga sebagai pengetahuan kepada peserta didik untuk nantinya bisa ditularkan kepada teman-teman yang lain tentang pengetahuan dan ilmu yang diperoleh. Kegiatan ini juga sebagai bekal pengalaman dan pengetahuan yang baik apabila suatu waktu terjadi musibah. Saya sangat mendukung kegiatan ini. Oleh karena itu, mohon kepada seluruh peserta didik untuk serius mengikuti Webinar ini dengan baik dan serius," jelas Atik.(Ning/twm)