Madrasah Aliyah Harus Responsif Kebutuhan Masyarakat

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto - Madrasah Aliyah saat ini harus responsif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Apa yang diharapkan oleh orang tua kepada putra-putrinya perlu mendapatkan perhatian dan sebisa mungkin disediakan layanannya di madrasah, ujar Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Banyumas, Aji Kuswanto mewakili kamad saat menerima studi tiru dari jajaran MA Al Falah Jatilawang. Jumat (13/02)

"MAN 2 Banyumas ini punya slogan siap kuliah siap kerja. Maka program-programnya mengarah pada layanan bagaimana lulusannya bisa diterima di perguruan tinggi dan juga melaksanakan program keterampilan bagi mereka yang mungkin akan memilih bekerja setelah lulus", ungkapnya. 

MAN 2 Banyumas saat ini melaksanakan beberapa program vokasi antara lain tata busana, tata boga, tata kecantikan, teknik komputer jaringan, teknik instalasi listrik, teknik pendingan udara, teknik desain dan furniture, dan akuntansi keuangan lembaga. 

"Kami yakin MA Al Falah Jatilawang juga bisa mengembangkan keterampilan dan mampu melayani siswa yang menuntut ilmu disana", harap Aji. 

Kepala MA Al Falah Jatilawang, Amir Mahmud menerangkan bahwa saat ini animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di madrasah yang ia pimpin cukup tinggi. Dengan madrasah berbasis pondok pesantren, pihak yayasan telah merestui penyelenggaraan program keterampilan di MA Al Falah Jatilawang. "Maka kami mau ngangsu kawruh  tentang Manajemen Madrasah Berbasis Ketrampilan di MAN 2 Banyumas, agar kami bisa meniru dan menerapkan di MA Al Falah", tutur Amir. 

MA kami, lanjut Amir, tidak ingin ketinggalan dengan sekolah di sekitar yang mayoritas SMK. "Jadi dengan program ketrampilan yang akan terapkan ini, siswa MA akan bisa memiliki kemampuan daya saing di dunia kerja", pungkas Amir. (akw)