Madrasah Siap Melaksanakan Pembelajaran Langsung

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas : Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi oleh  Kabag OPS POLRESTA Banyumas,  Pasi OPS KODIM 0701/Banyumas, Kepala Kantor Kemenag Banyumas yang diwakili oleh Kasi Pendma Edi Sungkowo, Camat Tambak, Kapolsek Tambak, Danramil Tambak meninjau tiga madrasah di wilayah kecamatan Tambak yaitu MAN 3 Banyumas, MTs N 2 Banyumas dan MIN 2 Banyumas. Peninjauan ini dalam rangka memantau dan melihat kesiapan ketiga madrasah ini dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi Covid-19. (Senin,24/5)

Tim satgas Covid 19 kabupaten Banyumas melaksanakan pemantauan sekaligus melakukan evaluasi terhadap kesiapan ketiga madrasah ini dalam melakukan pembelajaran tatap muka,  kedatangan tim satgas ini dilakukan setelah sebelumnya mengunjungi pondok pesantren Ma’had Al Faruq As-Salafy Li Tahfizhil Quran  kecamatan Kalibagor . Hal ini menindaklanjuti Disposisi Bupati Banyumas Nomor 639 tanggal 19 April 2021 atas Surat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Nomor B- 1270/Kk.11.02/2/PP.00/04/2021 tanggal 14 April 2021 perihal Permohonan Ijin Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka dan Surat Mudir Ma’had Al Faruq As-Salafy li Tahfizhil Quran  Nomor MAS/09/X/42 tanggal 20 Mei 2021 perihal Permohonan Ijin Pembelajaran Tatap Muka.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas  Akhsin Aedi melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Edi Sungkowo  menjelaskan bahwa sesuai dengan keputusan pemerintah pusat bahwa sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka sekolah atau madrasah harus mengajukan ijin terlebih dahulu ke satgas Covid-19 kabupaten. " Pengajuan ijin ketiga madrasah tersebut sudah diajukan ke Kemenag Banyumas dan dari kami juga sudah mengirimkan surat permohonan tersebut  ke tim Satgas Covid 19 kabupaten pada bulan April lalu . Kami bisa memahami peraturan ini harus diterapkan secara ketat melihat situasi kesiapan Satuan Pendidikan dalam memenuhi sarana prasarana protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 hal ini juga untuk kepentingan kita bersama dalam rangka menekan penyebaran virus covid 19 di lingkungan madrasah." jelas Edi

" Kedatangan Tim Satgas ini merupakan peninjauan langsung kemudian melakukan evaluasi ke madrasah bagaimana kesiapan mereka mempersiapkan segala sarana dan prasarana sebelum melakukan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi, apapun keputusan dari Tim Satgas Covid 19 kabupaten akan kami laksanakan dan ditidaklanjuti." lebih lanjut.

Ditempat yang sama kepala MIN 2 Banyumas Muhsin mengatakan bahwa madrasah kami insya Allah sudah siap untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka, persiapan - persiapan baik dari guru maupun sarana prasarana juga sudah siap. " Pandemi Covid 19 yang sudah berlangsung selama satu tahun lebih telah membuat sendi sendi dunia pendidikan di Indonesia berubah drastis, mau tidak mau kami dari pihak madrasah, guru, murid serta orang tua harus bisa menyesuaikan dalam kondisi ini.  Para guru serta murid sudah rindu untuk bisa belajar secara langsung seperti dahulu lagi, Harapan kami semoga covid segera berakhir sehingga semua Madrasah dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Kami sudah berusaha dan berupaya untuk mempersiapkan pembelajaran langsung ini, akan tetapi apaun keputusan dari Tim Satgas Covid 19 Kabupaten kami akan tetap mematuhi dan melaksanakan." tutur Muhsin disela - sela kunjungan tim Satgas Covid 19.(Tum)