MAN 3 Banyumas Jadi Tuan Rumah BRUS: Bekali Murid Kesiapan Mental, Hukum, dan Kesehatan Masa Depan
Oleh MAN 3 Banyumas
Banyumas – MAN 3 Banyumas sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang berlangsung dengan sangat meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini dihadiri oleh 60 murid perwakilan dari kelas XI yang tampak sangat antusias sejak awal dimulainya acara. Suasana kegiatan terasa semakin hangat dan memicu motivasi tinggi berkat kunjungan langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Assaduddin. Kehadiran beliau memberikan dorongan moral yang besar bagi para remaja yang bersiap menghadapi fase pendewasaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks di Ruang Meeting. Sabtu, (23/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Solikhin selaku Kepala MAN 3 Banyumas memberikan sambutan hangat sekaligus membuka acara secara resmi. Beliau menyampaikan apresiasi dan sambutan yang sangat positif terhadap pelaksanaan kegiatan Bimbingan Pranikah bagi remaja usia sekolah yang diselenggarakan oleh Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini sangat relevan dan strategis dalam membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai nilai-nilai pernikahan, persiapan mental, serta tanggung jawab diri sehingga diharapkan dapat membentengi remaja dari pergaulan bebas serta pernikahan dini selain itu Kegiatan ini untuk membekali generasi muda agar menjadi Pemuda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
Sepanjang acara, para narasumber yang merupakan para tenaga ahli di bidangnya masing-masing menyampaikan materi secara bertahap dan mendalam. Hadir sebagai narasumber utama adalah H. Sokhidin, Lubab Habiburrohman, Amin Supangat, serta Ismi Farchati, yang merupakan tenaga ahli di bidangnya masing-masing. Para peserta terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap sesi materi, mulai dari pembukaan hingga sesi tanya jawab yang berlangsung akrab dan komunikatif. Fokus pembahasan meliputi pembentukan karakter remaja yang tangguh, pemahaman mengenai dasar hukum dan aturan perundang-undangan, pentingnya menjaga akhlak serta kesiapan mental dan spiritual, hingga edukasi mengenai kesehatan diri serta pencegahan stunting sejak dini. Para peserta menunjukkan respons yang sangat positif di setiap sesi.
Kegiatan ini berakhir dengan kesan yang mendalam bagi seluruh pihak. Para peserta menyatakan rasa senang dan beruntung bisa mendapatkan bekal ilmu yang sangat bermanfaat sebagai benteng perlindungan diri sekaligus kompas untuk melangkah ke jenjang kehidupan selanjutnya dengan lebih terarah (Humas).
