Melalui Gerakan Pramuka, Penyuluh KUA Baturraden Tanamkan Nilai Kepemimpinan di SD Islam Al Azhar 39 Purwokerto
Oleh KUA baturraden
Purwokerto — Upaya pembinaan generasi muda berkarakter islami terus digalakkan oleh jajaran Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas. Melalui pendekatan yang inovatif dan menyenangkan, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Baturraden, Fathurrochman, berperan aktif memberikan penguatan spiritual dan moral kepada para siswa dalam kemasan kegiatan kepramukaan di SD Islam Al Azhar 39 Purwokerto, Kamis (16/07).
Kolaborasi sinergis antara Fathurrochman dan SD Islam Al Azhar 39 Purwokerto ini telah terjalin lama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga religius dan berjiwa kepemimpinan.
Pada pertemuan hari ini, kegiatan difokuskan pada tema kepemimpinan yang diselaraskan dengan agenda awal kepramukaan, yakni pembentukan kelompok. Mengingat salah satu metode kepramukaan yakni sistem berkelompok. Para siswa yang termasuk golongan penggalang ini, yakni peserta didik kepramukaan berada pada rentang usia 11 hingga 15 tahun, dibentuk dalam regu yang beranggotakan 6 sampai 8 orang.
Dalam suasana yang penuh antusiasme, para siswa diberikan kebebasan untuk bereksplorasi mencari nama regu yang paling inspiratif menggunakan nama hewan untuk regu putra dan nama bunga untuk regu putri. Setelah identitas regu terbentuk, mereka diajak untuk bermusyawarah menentukan Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru).
Sebelum proses demokrasi kecil itu dimulai, Fathurrochman memberikan pembekalan mendalam mengenai esensi kepemimpinan dalam Islam. Ia mengingatkan para anggota regu agar memilih pemimpin melalui proses musyawarah mufakat, karena amanah seorang pemimpin adalah tanggung jawab yang besar. Dalam arahannya, ia mengutip hadits shahih riwayat Imam Muslim, "Sebaik-baik pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian cintai dan mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian."
Fathur ingin menanamkan nilai-nilai kepemimpinan islami sejak dini melalui metode kepramukaan yang menyenangkan. Melalui musyawarah mufakat, adik-adik belajar saling menghargai dan memilih pemimpin berlandaskan cinta serta rasa tanggung jawab, sebagaimana diajarkan dalam hadits Rasulullah SAW.
"Kakak berharap keputusan yang diambil mampu membawa regu berkembang lebih baik, dan bagi adik-adik yang terpilih sebagai Pinru maupun Wapinru, semoga senantiasa amanah dalam menjalankan tugasnya," ungkap Fathurrochman di sela-sela kegiatan.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dinamis dengan perpaduan penyampaian materi interaktif dan games edukatif yang menguji kekompakan tim. Di akhir sesi, Fathurrochman kembali memberikan instruksi khusus dan penguatan kepada para pemimpin regu yang terpilih agar siap memandu rekan-rekannya dengan penuh dedikasi dan keteladanan.
Dukungan penuh terhadap langkah pembinaan karakter ini juga datang dari pihak sekolah. Ketua Gugus Depan (Kagudep) SD Islam Al Azhar 39 Purwokerto, Samsul Dukha, menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi kelengkapan atribut regu guna memacu semangat para siswa.
"Sinergi dengan Penyuluh Agama KUA Baturraden ini memberikan warna yang sangat positif bagi pembentukan karakter peserta didik kami. Sebagai bentuk dukungan dan penguatan identitas, Gugus Depan akan segera menyediakan bendera regu untuk masing-masing kelompok. Kami berharap bendera tersebut tidak sekadar menjadi simbol, tetapi mampu menginspirasi serta mengobarkan semangat persatuan dan kepemimpinan seluruh anggota regu dalam setiap latihan," jelas Samsul Dukha.
Melalui langkah nyata yang dilakukan oleh Penyuluh Agama KUA Baturraden ini, Kankemenag Kabupaten Banyumas terus menunjukkan perannya sebagai penggerak pembinaan umat di berbagai lini, termasuk dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, tangguh, dan berdaya saing sejak usia dini. (Fth)
