Membingkai Sakinah di Lereng Gumelar: Catin Mantapkan Niat Nikah Lewat Bimwin Mandiri
Oleh HUMAS
Gumelar – Melangkah ke jenjang pernikahan bukan sekadar tentang pesta sehari, melainkan tentang perjalanan seumur hidup. Sadar akan pentingnya fondasi yang kokoh, pasangan calon pengantin (catin) Andi Astun dan Dian Mauliyani asal Desa Pelumbungan, Kecamatan Gumelar, mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri di Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar. Kamis (21/05)
?Suasana khidmat sekaligus hangat menyelimuti KUA Gumelar siang itu. Di hadapan Penyuluh Agama Islam, Warto Amirudin, pasangan ini dibekali "kompas" kehidupan rumah tangga, dengan fokus utama membedah niat dan tujuan mulia sebuah pernikahan.
?Dalam sesi bimbingan yang interaktif tersebut, Warto Amirudin menekankan bahwa pernikahan dalam Islam bukan hanya ikatan emosional dan sosial, melainkan ibadah terpanjang.
?"Menikah itu menyatukan dua kepala, dua keluarga, dan dua isi hati yang berbeda. Jika niatnya sejak awal hanya karena materi atau sekadar status, pondasinya akan rapuh. Niatkanlah untuk beribadah, menjaga kehormatan diri, dan membangun generasi yang saleh-salehah," ujar Warto dengan penyampaiannya yang lugas namun menyentuh.
?Warto juga memaparkan tiga pilar utama tujuan pernikahan yang harus dijaga oleh Andi dan Dian, yaitu:
?Sakinah: Menghadirkan ketenteraman dan kedamaian di dalam rumah.
?Mawaddah: Merawat rasa cinta yang penuh dengan kelapangan dada dan ketulusan.
?Warahmah: Menumbuhkan kasih sayang, saling menjaga terutama saat badai ujian datang.
?Andi Astun dan Dian Mauliyani tampak antusias dan interaktif selama materi berlangsung. Bagi sepasang kekasih asal Pelumbungan ini, Bimwin Mandiri memberikan ruang privat yang nyaman untuk berkonsultasi mengenai kesiapan mental, finansial, hingga manajemen konflik dalam keluarga.
Kepala KUA Gumelar menyampaikan bahwa program Bimwin Mandiri ini merupakan bentuk layanan prima KUA untuk memastikan setiap pasangan yang akan menikah di wilayah Gumelar tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga matang secara mental dan spiritual.
?Dengan bekal ilmu yang telah dibawa pulang dari KUA Gumelar, langkah Andi dan Dian menuju hari bahagia kini terasa lebih mantap. Selamat mempersiapkan hari baru, Andi & Dian! Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
