Membuka Wawasan Melalui Outing Class

Oleh MTSN 1 Banyumas
SHARE

Pada hari Sabtu  25 Februari 2023,  peserta didik kelas Sains IPS FDS (Full Day School) MTs Negeri 1 Banyumas dengan 2 orang guru pendamping mengadakan kegiatan Field Study Goes To Dieng Plateau serta Tadabur Al Qur'an di Taman Andang Pangrenan Purwokerto untuk kelas FDS Tahfidz.

Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik dapat mengamati dan belajar langsung materi- materi yang berkaitan dengan geologis Indonesia melalui Kawah Sikidang. Merasakan perbedaan suhu udara melalui pendakian Bukit Sikunir dengan bonus menyaksikan indahnya matahari terbit(sunrise). Serta membuktikan ciri-ciri candi yang bercorak Hindu melalui Kompleks Candi Arjuna, sebagaimana diungkapkan Yuni Eriyani selaku pendamping kegiatan.

"Disamping itu agar peserta didik mensyukuri karunia Allah SWT yang berupa keanekaragaman sumber daya alam sehingga tumbuh kebanggaan sebagai anak Indonesia yang ditunjukkan dengan aktif melestarikan alam", ungkapnya.

Yuni Eriyani selaku Guru IPS dan pengampu kelas FDS juga menyampaikan bahwa "yang menarik dari kegiatan ini adalah praktek ekonomi mikro dengan pengamatan mata pencaharian penduduk dan bertransaksi di pasar yang berada di kompleks Kawah Sikidang. Pasar ini menawarkan berbagai hasil produk lokal  yang berupa hasil bumi seperti kentang, aneka bunga hias, cabe gendut, carica dll. Sedangkan  yang berupa hasil olahan/ekonomi kreatif masyarakat setempat berdasarkan keunggulan mutlak wilayah Dieng berupa manisan carica, kentang dengan varian rasa caramel dan rendang atau sekedar digoreng dengan ditaburi bumbu", ungkapnya.

Ia menambahkan pada kegiatan ini, " kegiatan ini kami sebagai guru kelas Sains IPS FDS MTs Negeri 1 Banyumas menggantungkan harapan yang sangat tinggi agar kedepannya peserta didik kelas Sains IPS mendapat kesempatan lebih banyak lagi untuk belajar langsung pada obyek-obyek mata pelajaran IPS yang terdapat di wilayah Kabupaten Banyumas khususnya dan propinsi Jawa Tengah pada umumnya agar peserta didik memperoleh materi secara konkret," ungkap Yuni.

Jihadul Mustafid selaku Koordinator Program FDS juga berharap melalui kegiatan ini akan terbentuk generasi yang tangguh, berilmu dan berakhlak mulia, " Pendidikan tidak semata berorientasi pada akademik. Siswa harus lebih banyak belajar adab, lifeskill dan brani melakukan eksperimen. Pembelajaran berbasis ekperimen atau praktek langsung akan menjadi bekal pengetahuan nyata dalam kehidupan,  karena itu yang akan menjadi nilai beda yang lebih bermakna sebagai upaya dasar dalam membentuk generasi tangguh, berilmu, dan berakhlak mulia" ungkapnya.

Sedangkan harapan kegiatan Tadabur Al Qur'an untuk kelas Tahfidz di Taman Andang Pangrenan adalah agar mereka mampu mendalami nilai-nilai ajaran Al Qur'an serta mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari, ungkap Silakhudin.(trm).