Menebar Cahaya Agama Lewat Dawis: Penyuluh Rutin Blusukan Majelis Taklim hingga PKK Demi Perkuat Karakter Umat
Banyumas — Peran seorang Penyuluh Agama Islam kini jauh melampaui batas ruang kelas atau mimbar masjid. Di Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, kehadiran penyuluh agama dirasakan langsung hingga ke akar rumput. Tidak hanya aktif memberikan bimbingan dan penyuluhan (bimluh) di berbagai majelis taklim, Nuryati, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede, secara konsisten menyapa masyarakat melalui kelompok PKK hingga tingkat Dasawisma (Dawis). Selasa (03/11)
Langkah nyata ini kembali terlihat kala Nuryati hadir menyapa para ibu anggota Dawis Anggrek 02, Desa Somagede, yang bertempat di RT 01 RW 06. Suasana pertemuan rutin yang biasanya diisi dengan laporan dasawisma mendadak terasa lebih hangat dan sarat makna dengan kehadiran tausiyah keagamaan yang menyentuh hati.
Dalam sesi bimluh tersebut, Nuryati, membawakan materi tausiyah yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, yakni mengangkat tema "8 Golongan Manusia yang Dicintai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW".
Di hadapan para ibu yang hadir dengan penuh antusias, Nuryati menjelaskan bahwa cinta Allah dan Rasulullah bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih, melainkan dapat diwujudkan melalui amalan-amalan mulia yang tampak sederhana namun memiliki bobot luar biasa di sisi-Nya.
"Menjadi hamba yang dicintai Allah dan Rasul-Nya tidak harus menunggu amal-amal besar yang rumit. Seringkali, kedekatan itu justru lahir dari kelembutan hati, kepedulian sosial, serta ketulusan kita dalam menjaga hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama manusia di lingkungan terkecil kita, termasuk keluarga dan tetangga," ungkap Nuryati di tengah jalannya bimbingan.
Delapan golongan yang dicintai tersebut mencakup pribadi-pribadi yang senantiasa menghiasi diri dengan akhlakul karimah, seperti orang-orang yang gemar menjaga kebersihan hati, senantiasa bersabar dalam menghadapi ujian, gemar menebar kebaikan, serta istiqomah dalam menjalankan ketaatan.
Kehadiran program bimbingan penyuluhan yang menyasar langsung kelompok Dawis ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Para ibu PKK Dawis Anggrek 02 mengaku sangat terbantu dengan pendekatan jemput bola yang dilakukan oleh KUA Somagede. Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga menjadi sarana pencerahan ruhani yang menyegarkan di tengah kesibukan mengurus rumah tangga.
Melalui kegiatan jemput bola ini, KUA Somagede melalui para penyuluhnya terus membuktikan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, merawat nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat ketahanan moral keluarga mulai dari lingkup rukun tetangga yang paling kecil. (NurY)
