Menjaga Empat Permata Anak Adam dalam Kajian Bada Dhuhur Ramadan
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Suasana Ramadhan di MTs Negeri 3 Banyumas terasa cerah berawan dan penuh ketenangan. Seperti hari-hari sebelumnya, keluarga besar madrasah kembali mengikuti kegiatan kajian ba’da dhuhur yang menjadi bagian dari rangkaian amaliyah Ramadhan. Para guru dan tenaga kependidikan (GTK) berkumpul dengan khidmat untuk menimba ilmu sekaligus menyegarkan hati di tengah aktivitas madrasah. Rabu (11/03)
Pada kesempatan kali ini, materi kajian disampaikan dengan apik oleh Rifaatul Azmi. Beliau mengangkat tema yang penuh hikmah tentang empat permata yang dimiliki anak Adam yang dapat hilang karena empat perkara lainnya. Penyampaian yang runtut dan penuh makna membuat para peserta kajian tampak antusias menyimak setiap penjelasan.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa setiap manusia dianugerahi empat permata berharga oleh Allah SWT, yaitu akal, agama, rasa malu, dan amal sholeh. Keempat hal tersebut merupakan bekal utama manusia dalam menjalani kehidupan agar tetap berada di jalan yang diridhai oleh Allah SWT.
Namun demikian, Ustadzah Rifaatul Azmi juga mengingatkan bahwa empat permata tersebut bisa hilang apabila tidak dijaga dengan baik. Akal dapat hilang karena marah, sebab kemarahan sering kali menutup kejernihan berpikir seseorang. Agama dapat hilang karena iri dan dengki, dua penyakit hati yang dapat merusak hubungan sesama manusia. Rasa malu dapat hilang karena sifat tamak atau rakus, ketika seseorang terlalu mengejar dunia hingga melupakan batas-batas kebaikan. Sementara itu amal sholeh dapat hilang nilainya karena riya, yaitu ketika amal dilakukan bukan karena Allah, melainkan untuk mencari pujian manusia.
Kajian yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun mendalam ini menjadi pengingat berharga bagi seluruh peserta. Banyak di antara GTK yang tampak mengangguk-angguk tanda memahami serta merenungkan isi kajian yang disampaikan.
Melalui kajian ba’da dhuhur di bulan suci Ramadhan ini, diharapkan seluruh keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas semakin mampu menjaga empat permata dalam diri. Di tengah langit Ramadhan yang cerah berawan, majelis ilmu ini menjadi penguat iman sekaligus pengingat agar setiap amal dan langkah kehidupan senantiasa dilandasi keikhlasan serta ketakwaan kepada Allah SWT.(HumasMTsN3).
