Menuju Pemilu Damai, Melalui Doa Bersama Lintas Agama
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) : Polresta Banyumas menggelar acara Tatap Muka Dengan FKUB, Tokoh Lintas Agama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Daerah Kabupaten Banyumas yang diadakan di Red Cili Baturaden, Kamis (19/10)
Hadir dalam acara Waka Polresta Banyumas, AKBP Hendri Yulianto, Kepala Kemenag Banyumas H. Ibnu Asaddudin, Ketua FKUB Banyumas H. M. Roqib sebagai narasumber, pengurus FKUB serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan pembukaan Wakapolresta Banyumas AKBP Hendri Yulianto menyampaikan kepada tokoh yang hadir untuk bisa meneruskan ke masa atau umatnya untuk tetap menjaga kebersamaan pemilu damai.
" Polri dan TNI tidak dapat berjalan sendiri , maka perlu dukungan dari masyarakat. Kami mohon bantuan kepada bapak bapak semuanya, baik dari tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Daerah ketika nanti kumpul dengan masa atau umatnya untuk disampaikan.” Ujarnya.
Lebih lanjut Hendri menyampaikan bahwa kami ingin Banyumas betul betul aman, harapan kami melalui doa bersama ini menjadikan pemilu di Banyumas berjalan secara damai dan menjadikan wilayah Banyumas kondusif.
Dalam paparannya, Ibnu Asaddudin menyampaikan bahwa di negara Pancasila Agama tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan demokrasi, negara juga memfasilitasi kehidupan agama dan beragama.
“ Penerimaan normatif terhadap agama di satu sisi dan penghargaan terhadap perkembangan peradaban manusia di sisi lain menjadikan Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler, akan tetapi sebagai negara Pancasila”. terangnya
Lebih lanjut Kakan Kemenag menjelaskan bahwa Indonesia berhasil dalam mengelola perbedaan yang ada seperti agama, suku, budaya dan adat istiadat , dengan keberhasilan ini melalui moderasi beragama menjadikan negara lain ingin belajar ke Indonesia.
Sementara itu Ketua FKUB KH. Roqib menjelaskan sekuat apapun kalau tidak damai akan hancur, sehebat apapun kalau tidak damai juga akan hancur, maka disini diperlukan kedamaian.(yud)
