MGMP Bahasa Indonesia KKM MTs Banyumas 2 Gelar Pelatihan PKB

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Banyumas 2 menggelar Pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di MTs Negeri 2 Banyumas, Kamis (03/08/23). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kegiatan IN (In servis learning) dan ON (On the job learning) dengan durasi waktu 36 jam pembelajaran yang dilaksanakan dalam bulan Agustus ini. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru Bahasa Indonesia di wilayah Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah Banyumas 2. 

Sri Indriyati selaku ketua MGMP Bahasa Indonesia MTs Banyumas 2 sekaligus Fasilitator Daerah PKB Guru Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bayumas menyatakan bahwa, "Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memperkuat kompetensi para pendidik agar dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas bagi peserta didik", ungkap Indri. 

Sementara Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari menyatakan bahwa, "Pelatihan ini juga dapat menjadi wadah bagi guru-guru untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah KKM MTs Banyumas 2", ungkap Atik.

Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Pengawas Pembina MGMP Bahasa Indonesia, Sunaryo. Dalam sambutannya Pengawas Madrasah menyatakan harapannya, "Semoga kegiatan pelatihan ini memiliki efek peningkatan profesionalitas sebagai guru Bahasa Indonesia", harap Sunaryo. 

Materi Implementasi Kurikulum Merdeka dalam kegiatan pelatihan ini diisi oleh H. Muhamad Siswanto, Tim Pengembang Kurikulum Merdeka tingkat Nasional. Peserta pelatihan terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan. 

Kegiatan pelatihan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, H. Ibnu Asaddudin dan Kasi Pendidikan Madrasah, H. Edi Sungkowo sekaligus menyampaikan materi Moderasi Beragama dan Kebijakan Menteri Agama. 

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan rasa syukur dengan adanya bantuan kelompok kerja (pokja) dari Kementerian Agama yang diberikan kepada MGMP Bahasa Indonesia untuk kedua kalinya sehingga dapat melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Lebih lanjut Kakan Kemenag menyampaikan bahwa, "Ada tiga proyeksi pendidikan yang harus dimiliki guru yang moderat (1) karakter (karakter moral dan kinerja), (2) literasi, dan (3) kompetensi", jelas Ibnu. 

Selanjutnya Kakan Kemenag pada kesempatan tersebut memberikan materi tentang moderasi beragama. “Moderasi beragama akan kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Moderasi beragama dapat berarti saling menghargai, menghormati kepada sesama umat manusia tanpa membeda-bedakan antar agama,” ungkap Kakan.

Pada kesempatan tersebut Kasi Penma menyampaikan, "Sambut Kurikulum Merdeka dan jalankan bagaimana mengembangkan potensi siswa kita", ungkap Edi. 

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 07.30 hingga 15.30 WIB. Materi pelatihan diagendakan berkelanjutan dan akan berakhir hingga 24 Augustus  2023. #timwebmtsn2bms#ngeTOP.