MIN 1 Banyumas Sambut Tim Study Banding MI Ma'arif NU Pageraji

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

Purwokerto - MIN 1 Banyumas sambut tim studi banding dari MI Ma’arif NU Pageraji. Kehadiran tim studi banding MI Ma’arif NU Pageraji yang dipimpim oleh Siti Mahmudah, S.Ag. selaku guru Kelas 1A merangkap Wakabid Kurikulum; Mutaqin, S.Pd.I., sebagai guru Kelas 5B merangkap Wakabid Kesiswaan; Muhson, S.Pd.I selaku Guru Kelas 4D merangkap Wakabid Sarpras, Minanurrohman, S.Pd.I. selaku Guru Mapel PJOK merangkap Penanggung Jawab UKS; Andy Wibowo, S.Pd.I. yang merupakan Guru Kelas 5D merangkap Wakabid Kurikulum; dan Nely Fajrijah, S.Pd., Guru Mapel PJOK selaku Penanggung Jawab UKS. Kedatangan tim studi banding ini disambut oleh Kepala MIN 1 Banyumas, Saridin, S.Ag., M.Pd.I. dan Toni Agung Prasetyo,S.Pd.I. selaku Wakabid Kurikulum MIN 1 Banyumas(10/4).

MI Maa’arif NU Pageraji yang merupakan salah satu sekolah swasta di Kecamatan Cilongok sebagai tempat uji coba Pertemuan Tatap Muka (PTM) tahap berikutnya. MI Ma’arif NU Pageraji mengadakan studi banding ke MIN 1 Banyumas terkait dengan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dilaksanakan oleh MI Ma’arif Pageraji.  Oleh karena itu, MI Ma’rif NU Pageraji melakukan studi banding ke MIN 1 Banyumas karena sebelumnya telah dinyatakan berhasil melaksanakan uji coba Pertemuan Tatap Muka (PTM) tahap pertama. Uji coba PTM di MIN 1 Banyumas dilaksanakan selama satu pekan dengan pengawasan ketat dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyumas.

 “Alhamdulillah, banyak hal yang didapat dari studi banding kali ini, terutama tentang persiapan sarana dan prasarana yang terkait dengan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), SOP keberangkatan dan kepulangan siswa.”  ujar  Pak Andi salah satu guru MI Ma’ari NU Pageraji yang ikut dalam rombongan studi banding kemarin.

“Ada beberapa hal yang bisa kami terapkan di madrasah kami, di antaranya tentang SOP keberangkatan dan kepulangan siswa. Karena akses masuk sekolah kami di sebelah jalan raya, jadi rencananya untuk akses masuk siswa lewat depan sekolah dan keluarnya lewat bagian belakang sekolah atau taman.” lanjut Andi.

Acara study Banding diakhiri dengan berfoto bersama di depan gedung MIN 1 Banyumas. Keberhasilan Pertemuan Tatap Muka (PTM) di MIN 1 Banyumas tentu karena sesuai SOP PTM masa pandemi dan merupakan kerja sama Kepala Madrasah dengan dukungan seluruh tenaga kependidikan dan karyawan MIN 1 Banyumas. Hasil studi banding ini diharapkan menjadi salah satu motivasi agar kegiatan Pertemuan Tatap Muka (PTM) bagi madrasah-madrasah di Kabupaten Banyumas bisa mulai dilaksanakan. Pelaksanaan PTM tentu dengan mengantongi izin dari berbagai pihak yang terkait, di antaranya dari pemerintahan setempat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyumas.td