Monitoring PNBP dan Pembinaan oleh Kasi Bimas Islam terkait Percepatan Penyelesaian Kegiatan Semester I 2026 dan Capaian Penurunan Aduan Masyarakat di KUA Rawalo
Oleh Seksi Bimas
Banyumas – Sesuai arahan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), seluruh kegiatan yang telah direncanakan wajib diselesaikan sepenuhnya pada Semester I tahun 2026. Dijelaskan bahwa apabila masih terdapat sisa anggaran pada Semester II, dana tersebut berpotensi ditarik kembali oleh Pemerintah Pusat untuk dialokasikan guna mendukung kebutuhan prioritas nasional, seperti penyaluran subsidi BBM dan program strategis lainnya. Kebijakan ini disampaikan dengan penuh rasa hormat agar seluruh pihak dapat menyesuaikan jadwal dan pelaksanaan tugas secara optimal. Selasa (30/06)
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula hasil pemantauan dan pembinaan yang dilakukan oleh Seksi Bimas Islam. Selain memantau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dilakukan juga pengawasan rutin terhadap penyelenggaraan pencatatan nikah dan rujuk guna menjamin ketertiban administrasi serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Pembinaan langsung dipimpin oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Bapak Agus Setiawan, S.Sos.I., yang secara konsisten memberikan arahan agar seluruh aspek pelayanan berjalan lancar, transparan, dan sesuai ketentuan di KUA Rawalo.
Terkait upaya pencegahan, para penyuluh juga terus melaksanakan tugas memberikan penyuluhan dan sosialisasi program CEPAK (Cegah Pernikahan Anak). Kegiatan ini dilakukan secara terpadu dengan membangun sinergi dan kerja sama yang erat bersama Pemerintah Daerah, agar pemahaman masyarakat semakin meningkat dan kasus pernikahan dini dapat ditekan secara efektif.
Selain itu, kinerja pelayanan secara keseluruhan menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah aduan masyarakat yang masuk hanya tercatat sebanyak 4 kasus. Angka ini jauh menurun dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yaitu mencapai 15 aduan. Penurunan ini menjadi bukti nyata hasil kerja keras, pengawasan, dan pelayanan yang baik dari seluruh jajaran. Ke depannya, diharapkan dapat terus berinovasi, berkolaborasi, dan bersinergi sehingga tercapai target nol aduan pada tahun 2027.
