MTs SA Raudhotut Tholibin Gelar Khotmil Quran dan Kultum Ramadan
Oleh HUMAS
Banyumas - Mengawali semarak bulan suci Ramadan, MTs SA Raudhotut Tholibin Kembaran mengadakan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan mulai Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter religius siswa di tengah menjalankan ibadah puasa. Kegiatan dimulai setiap pagi dengan agenda utama Khotmil Qur'an yang akan dilaksanakan rutin setiap hari selama bulan Ramadan, menciptakan suasana madrasah yang penuh dengan lantunan ayat suci. Rabu (25/02)
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Khusnul selaku Waka Kurikulum, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara asupan rohani dan prestasi akademik. Setelah pembukaan, seluruh siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 berkumpul dengan khusyuk untuk melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Momen ini menjadi sarana bagi para siswa untuk melatih kedisiplinan ibadah sunnah sebelum memulai aktivitas belajar.
Suasana semakin khidmat saat Dama, selaku Kepala Madrasah, memberikan kultum (kuliah tujuh menit) di hadapan seluruh siswa. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan motivasi agar para siswa memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas literasi Al-Qur'an dan menahan dari segala hawa nafsu selama berpuasa.
Menariknya, madrasah juga memberikan perhatian khusus bagi siswa yang masih dalam tahap belajar membaca Al-Qur'an. Tersedia kelas khusus siswa siswi yang masih menggunakan metode Iqro, yang dibimbing langsung oleh ustadzah secara intensif. Hal ini dilakukan agar seluruh siswa dapat merasakan keberkahan Ramadan dan terus berproses meningkatkan kemampuan mengaji mereka sesuai dengan tingkatan masing-masing.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, para siswa tidak langsung pulang, melainkan melanjutkan agenda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas. Fokus utama KBM kali ini adalah pendalaman materi sebagai persiapan matang menjelang Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) yang akan dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026. Dengan seluruh kegiatan ini, pihak madrasah berharap siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual.
