MTsN 3 Banyumas Mantapkan Langkah, Murid Siap Sukseskan Estafet Tunas Kelapa Kwarran Sumbang
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – Semangat kepramukaan dan kebanggaan membawa nama madrasah kembali ditunjukkan oleh peserta didik MTs Negeri 3 Banyumas. Menjelang pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarran Sumbang, Kepala MTsN 3 Banyumas, Sudir, bersama Waka Kesiswaan Ibni Ali Arifin, memberikan pengarahan kepada para murid yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut. Pembinaan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh peserta memahami tugas, menjaga kedisiplinan, serta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Para murid dipersiapkan bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi juga sebagai representasi madrasah yang membawa nama baik MTsN 3 Banyumas dalam agenda kepramukaan tingkat wilayah. Selasa (01/09)
Dalam arahannya, Sudir menekankan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan sikap santun selama mengikuti ETK. Menurutnya, kegiatan Pramuka merupakan salah satu sarana strategis untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki keberanian, kemandirian, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama. Setiap murid yang dipercaya mengikuti kegiatan harus mampu menjaga sikap dan menunjukkan identitas sebagai pelajar madrasah. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi cerminan nilai-nilai positif yang selama ini ditanamkan di lingkungan MTsN 3 Banyumas. “Ikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik madrasah, dan tunjukkan bahwa murid madrasah mampu menjadi bagian penting dalam kegiatan kepramukaan,” pesan Sudir dalam arahannya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan Ibni Ali Arifin, memberikan penguatan terkait kesiapan teknis sekaligus mental para murid. Ia mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti arahan pembina dan panitia, menjaga kekompakan kelompok, serta tidak mudah lelah atau kehilangan semangat selama menjalankan tugas. Selain peserta utama dalam ETK, sejumlah anggota Drumband MTsN 3 Banyumas juga mendapatkan perhatian khusus karena akan turut mengambil bagian dalam mengiringi perjalanan kegiatan. Kehadiran drumband diharapkan mampu memberikan semarak sekaligus energi positif dalam prosesi ETK, sehingga suasana kegiatan semakin meriah dan penuh semangat. Kesiapan para pemain drumband pun terus dimatangkan agar mampu tampil kompak, disiplin, dan memberikan penampilan terbaik.
Keikutsertaan murid MTsN 3 Banyumas dalam Estafet Tunas Kelapa bersama Kwarran Sumbang menjadi pengalaman berharga dalam menanamkan nilai kepemimpinan dan pengabdian sejak usia pelajar. Mereka tidak hanya belajar mengikuti sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga memahami makna estafet sebagai simbol keberlanjutan perjuangan dan tanggung jawab dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Sementara itu, drumband menjadi bagian yang memperkuat suasana kebersamaan dan semangat dalam perjalanan ETK. Sinergi antara peserta, pembina, madrasah, dan Kwarran Sumbang menjadi modal penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, lancar, dan membanggakan.
Kini, langkah mereka telah dipersiapkan, semangat telah dikobarkan, dan nama madrasah siap dibawa dalam sebuah perjalanan penuh makna. Tunas kelapa bukan sekadar simbol yang diestafetkan, tetapi menjadi pesan bahwa generasi muda harus terus tumbuh, bergerak, dan memberikan manfaat. Dari halaman MTsN 3 Banyumas, para murid akan membawa semangat Pramuka, madrasah, dan pengabdian menuju ETK Kwarran Sumbang. Dengan disiplin sebagai pijakan, kekompakan sebagai kekuatan, serta doa dan dukungan seluruh keluarga besar madrasah sebagai bekal, mereka siap menjadi bagian dari estafet kebaikan—mengiringi perjalanan Tunas Kelapa dengan langkah tegap, dentuman drumband, dan kebanggaan membawa nama MTsN 3 Banyumas.(HumasMTsN3)
