Pegawai KUA Wangon Rutin Imami Mushola MI Maarif Jambu dan Latih Anak Berdzikir Seusai Sholat
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Pegawai KUA Wangon terus menunjukkan kepedulian terhadap pembinaan keagamaan siswa MI Ma’arif Jambu. Salah satu kegiatan yang dilakukan secara rutin adalah menjadi imam sholat Dzuhur berjamaah di mushola madrasah sekaligus membimbing para siswa untuk membiasakan berdzikir seusai sholat. Selasa (01/09)
Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana tertib dan khusyuk. Seusai melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah, para siswa diarahkan untuk mengikuti dzikir bersama. Pembiasaan ini diharapkan dapat menanamkan nilai kedisiplinan beribadah sekaligus mengenalkan amalan sederhana yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pegawai KUA Wangon, Latif, menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah sejak usia sekolah sangat penting dalam membentuk karakter anak. “Kami berusaha istiqomah menjadi imam sholat Dzuhur sekaligus membimbing anak-anak berdzikir setelah sholat. Harapannya, mereka terbiasa melaksanakan ibadah dengan tertib dan memahami pentingnya mengingat Allah setelah melaksanakan sholat,” ungkap Latif.
Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Sarif, mengapresiasi kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, pendidikan agama kepada anak tidak cukup hanya melalui penyampaian materi, tetapi perlu dilakukan melalui praktik dan pembiasaan secara langsung. Sholat berjamaah dan dzikir bersama menjadi sarana sederhana untuk membangun karakter religius sejak dini.
“Anak-anak perlu dibimbing dan dibiasakan dengan amalan-amalan yang baik. Semoga kebiasaan sholat berjamaah dan dzikir seusai sholat ini terus tumbuh sehingga menjadi bagian dari keseharian mereka. Dari mushola, kita berharap lahir generasi yang disiplin dalam ibadah dan memiliki akhlak mulia,” tutur Sarif.(srf)
