Mutasi ke MTs 2 Tambak, KUA Lumbir Gelar Perpisahan untuk Catur Prabowo
Oleh KUA Lumbir
Banyumas – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti acara perpisahan salah satu pegawai KUA Lumbir, Catur Prabowo, yang mendapatkan mutasi tugas ke MTs 2 Tambak. Kegiatan perpisahan tersebut dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna, dihadiri oleh seluruh pegawai KUA Lumbir yang selama ini telah bekerja bersama dan menjalin hubungan kekeluargaan yang erat. Senin (06/04)
Acara ini menjadi momen yang tidak hanya sekadar pelepasan tugas, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Catur Prabowo selama bertugas di KUA Lumbir. Dalam suasana yang hangat, para pegawai saling berbagi kenangan, cerita, serta pengalaman selama bekerja bersama, yang telah membentuk kebersamaan dan solidaritas yang kuat di lingkungan kerja.
Dalam sambutannya, Catur Prabowo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar KUA Lumbir. Ia mengungkapkan bahwa selama bertugas di KUA Lumbir, dirinya merasakan suasana kerja yang nyaman, penuh kekeluargaan, serta dukungan dari rekan-rekan kerja yang luar biasa. Hal tersebut menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang dalam perjalanan kariernya.
Selain itu, Catur juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini tidak akan terputus meskipun dirinya telah berpindah tugas ke tempat yang baru. Dengan penuh harap, ia juga memohon doa agar dapat menjalankan amanah di tempat baru dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala KUA Lumbir, Tohiron, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh Catur Prabowo. Ia menilai bahwa Catur merupakan sosok pegawai yang memiliki komitmen dalam bekerja serta mampu menjalin hubungan baik dengan sesama rekan kerja maupun masyarakat.
Tohiron juga menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam dunia kerja, khususnya di lingkungan instansi pemerintahan, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier pegawai. Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di KUA Lumbir dapat menjadi bekal berharga bagi Catur dalam melaksanakan tugas di tempat yang baru.
Lebih lanjut, Tohiron menyampaikan bahwa meskipun secara kedinasan telah berpindah tempat tugas, namun hubungan kekeluargaan yang telah terjalin tidak akan pernah terputus. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga komunikasi dan silaturahmi, sehingga kebersamaan yang telah terbangun dapat tetap terjaga dengan baik.
Acara perpisahan tersebut ditutup dengan doa bersama serta pemberian kenang-kenangan sebagai simbol penghargaan dan tanda kasih dari keluarga besar KUA Lumbir kepada Catur Prabowo. Momen ini pun menjadi bukti bahwa hubungan kerja yang dilandasi dengan kebersamaan dan kekeluargaan akan meninggalkan kesan mendalam, bahkan ketika harus berpisah secara tempat tugas.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan di lingkungan kerja KUA Lumbir dapat terus terjaga. Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah hubungan, melainkan awal dari perjalanan baru yang tetap terhubung dalam tali silaturahmi yang erat.
