Nasehat Kang Penghulu: Keluarga Adalah Rumah Bersama
Oleh KUA KEMRANJEN
Banyumas - Pukul 09.00 WIB, aula KUA Kemranjen menjadi saksi atas bersatunya dua hati, Sugeng Riyanto dan Siti Rusmiati, dalam ikatan suci pernikahan. Dengan ijab qobul yang berjalan lancar di hadapan saksi-saksi, momen tersebut tidak hanya menjadi awal baru bagi kedua mempelai, tetapi juga peluang untuk memahami makna lebih dalam tentang keluarga. Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, memberikan pesan penuh makna yang sarat dengan hikmah: keluarga adalah rumah bersama, tempat suami istri bekerja sama untuk membangun keharmonisan. Senin (20/04)
Dalam pandangan Kang Penghulu, rumah tangga adalah lebih dari sekadar hubungan antara dua individu. Itu adalah perjalanan bersama yang mengharuskan adanya fondasi agar bangunan cinta tetap tegak berdiri. Fondasi utama tersebut meliputi komunikasi yang jujur, saling menghargai, menjaga kepercayaan, dan menyelesaikan konflik secara dewasa. Tanpa pilar-pilar ini, harmonisasi dalam satu atap keluarga sulit tercapai.
Keluarga adalah ruang di mana kasih sayang tumbuh subur. Suami istri perlu saling mendukung, berbagi peran, dan melengkapi satu sama lain. Bukannya saling membebani, kerja sama yang tulus mampu menciptakan atmosfer nyaman dalam rumah tangga. Apriliyanto mengingatkan bahwa keharmonisan bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja; itu adalah hasil dari usaha bersama yang konsisten.
Setiap keluarga pasti menghadapi tantangan, baik kecil maupun besar. Di sinilah pentingnya kemampuan untuk menjalin harmoni meskipun terdapat perbedaan dalam sudut pandang atau cara berpikir. Konflik yang muncul harus diselesaikan dengan kepala dingin dan hati yang terbuka. Kunci utamanya adalah memahami bahwa tujuan bersama jauh lebih penting daripada memenangkan argumen.
Pesan dari Kang Penghulu pada acara pernikahan Sugeng Riyanto dan Siti Rusmiati adalah pengingat bagi semua pasangan, baik yang baru menikah maupun yang telah lama menjalin rumah tangga. Keluarga adalah rumah bersama, tempat setiap anggota merasa aman, dicintai, dan dihargai. Dengan komunikasi yang baik, saling menghormati, dan kasih sayang, harmonisasi dalam satu atap keluarga bukan hanya impian, itu bisa menjadi kenyataan. (^)
