Orientasi Bagi P3K Angkatan 3 Dan 4 Ditutup

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto: Pelaksanaan Orientasi Pengenalan Nilai Dan Etika Pada Instansi Pemerintah Bagi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan 3 dan 4 di wilayah kerja Kementerian Agama Kabupaten Banyumas ditutup oleh Kasubag TU Kantor Kemenag Banyumas Muhammad Wahyu Fauzi Aziz. Jumat (15/09).

Orientasi yang diikuti oleh 80 orang.diadakan dari tanggal 12-15 September  di MAN 1 Banyumas, terdiri dari guru dan penyuluh Agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Buddha. Hadir dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang Widya Iswara Budi Lestari, Siti Aminah dan Mukhlis.

“ Alhamdulillah selama pelaksanaan orientasi berjalan lancar dan tidak ada kendala dan pesertanya juga luar biasa, semangat  serta kritis . Melihat dari prestasi dan Laporan Kerja yang sudah ada semua peserta dinyatakan lulus, dengan catatan semua tugas harus segera dikerjakan dan dikumpulkan.” Mukhlis dalam sambutan penutupan Mukhlis

“ Mohon maaf kepada semua peserta, jajaran Kantor kemenag Banyumas, MAN 1 Banyumas bila ada salah. Kami juga mengucapkan terimakasih atas segala bantuan yang sudah diberikan kepada panitia.” Tutur Mukhlis lebih lanjut.

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan orientasi adalah secara E Learning melalui Learning Manajemen Sistem (LMS) BDKSemarang Learning Center (BLC).

“ Kami mengucapkan terimakasih kepada tim Balai Diklat Semarang yang telah melaksanakan tugasnya selama empat hari membersamai peserta orientasi, untuk menjadi PPPK yang profesional, berkualitas dan berkompeten.” Terang Fauzi saat memberikan sambutan.

“ Kami mohon ilmu yang sudah didapatkan pada orientasi yang disampaikan oleh para Widya Iswara untuk bisa diimplementasikan. Diterapkan pada saat bekerja dan berkhidmah di lingkungan Kementerian Agama sesuai dengan tupoksi masing-masing secara professional.” Terangnya lebih lanjut.

“ Ada Core value ASN Berakhlak, yakni berorientasi terhadap layanan. Sebagai ASN harus berorientasi terhadap layanan, mindsetnya harus bersama-sama menyamakan persepsi. Kita harus memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat dengan pelayanan prima.” Pungkasnya.(yud)