Pegawai KUA Anjangsana Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Internal
Oleh KUA kalibagor
Banyumas - Pegawai KUA Kalibagor melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu pegawai, Eni, pada waktu istirahat kerja. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai KUA Kalibagor sebagai bentuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kekompakan dalam lingkungan kerja. Rabu (01/04)
Kegiatan anjangsana ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan di tengah kesibukan pelayanan kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan waktu istirahat, para pegawai tetap dapat menjalin hubungan yang harmonis tanpa mengganggu jam pelayanan. Suasana yang tercipta pun terasa hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Eni selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan pegawai KUA Kalibagor di kediamannya. Ia merasa terharu atas perhatian dan kebersamaan yang terjalin di antara sesama pegawai. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif yang besar dalam membangun solidaritas dan keharmonisan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kepala KUA Kalibagor. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan ketelitian dalam pemeriksaan berkas nikah. Ia mengingatkan bahwa setiap berkas yang masuk harus diperiksa secara cermat dan teliti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna memastikan tertib administrasi dan menghindari kesalahan yang dapat berdampak pada keabsahan data pernikahan.
Lebih lanjut, Kepala KUA juga menegaskan bahwa profesionalitas dalam pelayanan merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pegawai diharapkan senantiasa meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
Selain pembinaan terkait pelayanan nikah, Kepala KUA turut menyampaikan informasi penting mengenai bantuan operasional bagi organisasi kemasyarakatan dan majelis taklim yang akan segera disalurkan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat peran lembaga keagamaan di tengah masyarakat.
Para pegawai diharapkan dapat memahami mekanisme penyaluran bantuan tersebut, termasuk persyaratan administrasi dan prosedur yang harus dipenuhi. Dengan demikian, pegawai KUA dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta turut mengawal agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan anjangsana ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan penguatan kinerja pegawai. Interaksi yang terjalin dalam suasana nonformal dinilai mampu meningkatkan komunikasi yang lebih efektif antarpegawai, sehingga berdampak positif pada koordinasi kerja sehari-hari.
Di akhir kegiatan, seluruh pegawai berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara bergilir di rumah pegawai lainnya. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga semangat kebersamaan, mempererat ukhuwah, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Dengan adanya kegiatan anjangsana ini, diharapkan semangat kebersamaan, loyalitas, dan profesionalitas pegawai KUA Kalibagor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berintegritas.
